Skip to main content

Posts

Mau Bergantung Pada Siapakah ?

من اعتمد على ماله قل ، ومن اعتمد على عقله ضل، ومن اعتمد على جاهه ذل ، ومن اعتمد على الله لا قل ولا ضل ولا ذل .. (علي بن أبي طالب) Barangsiapa yg bergantung pada harta maka akan miskin, Barangsiapa yg bergantung pada akal maka akan tersesat, Barangsiapa yg bergantung pada pangkat/jabatan maka akan terhinakan, dan Barangsiapa yg bergantung pada Allah maka tidak akan miskin, hina dan tersesat (Sayyidina Ali Bin Abi Tholib RA)...#Subhanallah

Sahabat Ali bin Abi Thalib Menangis

لم أتمنـى البكــاء يوماََ ، ولكن همّ الزمان أبكــاني. تمنيت العيــش كما تريد نفسي ، ولـكن عـاشت نـفـسـي كما يريد زماني . (علي بن أبي طالب) Saya tidak ingin menangis hari ini, tetapi keinginan ke dunia menyebabkanku menangis, Saya ingin hidup ini seperti keinginanku, tetapi aku harus hidup sesuai keinginan waktuku/duniaku (Sayidina Ali Bin Abi Tholib RA)...#Subhanallah

Sedekah di Saat Sulit?

Mengisi waktu menjelang tidur, saya Bayu Prasetyo ingin berbagi mengenai materi yang mungkin bagi kebanyakan orang akan menolaknya yaitu "Sedekah di saat Sulit, Bisakah?". Sebelum anda mengeluarkan pendapat bahwa "bagaimana bisa sedekah padahal untuk keluarga saya saja kurang?". Simak dan lihat di dalam Al Quran Surah Ali Imron yang berbunyi: "Allah Ta'ala berfirman 'Dan bersegeralah untuk mendapat ampunan dari Tuhanmu, dan surga seluas langit dan bumi yang disediakan bagi orang-orang yang bertaqwa yaitu orang yang menafkahkan harta mereka dalam keadaan suka atau susah (di jalan Allah) dan yang menahan amarah mereka dan dapat memaafkan orang lain. Dan Allah mencintai orang-orang yang berbuat baik seperti demikian.' (QS ALI IMRON: 133-134). Sedekah dalam keadaan lapang sudah kewajibannya tapi bila dalam keadaan sulit saja masih bisa mengeluarkan sedekah menolong sesama maka yakinlah Allah pun akan membantu anda keluar dari permasalahanmu. Subhanal...

Fakir Itu ...

ليس الفقير من ملك القليل .. إنما الفقير من طلب الكثير Bukanlah Orang Fakir itu ialah Orang yang Punya Sedikit, Tetapi Fakir sebenarnya ialah Orang yang menuntut/mencari yang Banyak...#Subhanallah

Jangan Jelaskan Dirimu

Bersyukur, Rahasia Berkelimpahan

Syukur merupakan salah satu rahasia untuk melipatgandakan kekayaan. Bagaimana syukur bisa melipatgandakan kekayaan? Secara sederhana saya bisa menggambarkan sebagai berikut. Saya berani mengaitkan sikap bersyukur dengan kecerdasan seseorang untuk menghadapi kemalangan hidup, yang oleh orang barat disebut sebagai Adversity Quotient (AQ). Merujuk pendapat Paul G. Stoltz, Ph.D., Adversity Quotient atau kecerdasan untuk bertahan terhadap berbagai masalah, bukan sekedar kemampuan seseorang untuk bertahan secara pasif dari serangan penderitaan, karena kemampuan seperti ini sudah dimiliki oleh banyak orang. AQ adalah kemampuan mengolah penderitaan menjadi kreasi, prestasi atau peluang bermanfaat. Paul mencontohkan Erik Weihenmayer, sang juara pendaki gunung asal Amerika Utara, yang ternyata tunanetra sejak usia 15 tahun. Meski awalnya banyak orang yang meragukan keputusannya untuk memasuki sekolah olahragawan tetapi ia yakin bahwa kebutaannya tidak akan menjadi penghalang untuk menikma...

Mengingat Kembali Hal Dahsyat

Sahabat...... Ada 3 hal yang dapat membuka pintu rezeki : 1. Bertawakal dan hanya berharap kepada Allah  Dengan tawakal, maka seseorang akan dikaruniai rasa kaya oleh Allah SWT. Meski mungkin tidak berlebih, tapi ada perasaan kaya dalam hati. Firman-Nya:  "Barang siapa bertawakal kepada Allah SWT, niscaya Allah SWT mencukupkan (kebutuhannya)." (At-Thalaq: 3) 2. Memperbanyak Istighfar  Istighfar adalah rintihan dan pengakuan dosa seorang hamba di depan Allah SWT, yang menjadi sebab Allah SWT berbelas kasih pada hamba-Nya lalu Dia berkenan melapangkan jiwa dan kehidupan si hamba.  Sabda Nabi saw: "Barang siapa memperbanyak istighfar maka Allah SWT akan menghapus segala kedukaannya, menyelesaikan segala masalahnya dan memberinya rezeki dari arah yang tidak disangka." (Riwayat Ahmad, Abu Daud, an-Nasa'i, Ibnu Majah dan al -Hakim dari Abdullah bin Abbas ra) 3. Menjalin silaturrahim  Nabi s.a.w. bersabda: "Barang siapa ingin dilapangkan rizkiny...