Skip to main content

Lihatlah Allah !

"Allah membolehkan dirimu melihat apa yg terdapat di alam, namun tidak mengizinkan dirimu berhenti padanya. Karena itu Dia berkata, " Katakan, perhatikan apa yg terdapat di langit! " bukan berkata ," Perhatikan Langit!" Agar perhatianmu tidak tertuju pada benda langit. ( Ibnu Athaillah al Iskandari)

Allah memerintahkanmu melihat alam semesta sebagai bukti keindahan Nya atau menyatukan pandangan hatimu ke sana agar kau menyaksikan bahwa Dia ada di alam semesta dan tampak di sana . Allah melarangmu untuk menghijab dirimu dgn alam semesta sehingga kau tidak bisa melihat Nya disana. Allah berfirman ," Katakan, perhatikan apa yang terdapat di langit!"
Dalam Lathaif Al minan disebutkan," Alam semesta yang ditampakkan di hadapanmu bukan untuk kau lihat, tetapi agar kau lihat wujud Allah di dalamnya. Kehendak Tuhanmu adalah agar kau melihat alam semesta dengan mata orang yang tidak melihatnya. Kau melihatnya dari sisi penampakan Allah di dalamnya, bukan melihatnya dari wujud alam semesta itu sendiri."
Allah membukakan pintu pemahaman atau mengingatkan dan menyadarkanmu atas apa yg dituntut darimu, yaitu melihat yang ada di alam semesta.
Allah tidak mengatakan kepadamu, " Lihatlah langit langit " agar tidak menunjukkan kpdmu benda benda langit saja sehingga dgn nya kau menjadi terhijab dan tidak menyaksikan wujud Allah di dalamnya. Hal itu juga dimaksudkan agar alam semesta tidak menjadi fokus dan tujuanmu krn ia hanya wasilah ( perantara) dan media. Ia hanyalah benda yg dapat dilihat . Bagi para ahli syuhud, alam semesta adalah wahana penampakan Allah SWT, namun bagi para ahli hijab , alam adalah bukti keberadaan Nya.
( penjelasan dari kitab Al Hikam - Ibnu Athaillah al Iskandari)

Subhanallah

Comments

Populer

Qadha & Qadhar by Arief Al Yusuf

السَّلاَمُ عَلَيْكُمْ وَرَحْمَةُ اللهِ وَبَرَكَاتُهُ Seringkali kita lupa bahwa hidup ini bukan hanya tentang memperoleh sesuatu dari dunia, tetapi juga memberikan sesuatu pada dunia. Islam mengenal konsep Qadha dan Qadar yaitu adanya ketetapan2 yang telah diatur oleh Allah SWT. Dalam bahasa mudah dapat kita katakan bahwa di dunia ini ada hal-hal tertentu yang diluar jangkauan kemampuan kita. Untuk mengatasi masalah tersebut dikenallah konsep tawakal dalam Islam. Tawakal artinya berserah diri terhadap Allah SWT. Sehingga setiap ketetapan yang ada harus kita terima dengan lapang hati karena kita telah menyerahkan segala urusan kepada Allah SWT. Sekilas konsep ini mirip dengan konsep Nrimo ing Pandum. Konsep Tawakal atw Nrimo ing Pandum juga seringkali dianggap berlawanan dengan konsep berusaha atau bekerja keras. Padahal jika kita mau mencermati, kedua konsep ini hanya menjelaskan tentang satu hubungan, yaitu bagaimana kt menerima stimulan dari luar. rasa senang timbul akibat terpenuhin...

Barisan Mukmin atau Barisan Munafik

SELEKSI dari Alloh pasti terjadi dan pada akhirnya manusia terbagi menjadi dua barisan; barisan orang-orang beriman dan barisan orang-orang munafik. Alloh berfirman: “Alloh sekali-kali tidak akan membiarkan orang-orang yang beriman dalam keadaan kamu sekarang ini (campur aduk mukmin dengan munafik), sehingga Dia menyisihkan yang buruk (munafik) dari yang baik (mukmin). Dan Alloh sekali-kali tidak akan memperlihatkan kepada kamu hal-hal yang ghaib, akan tetapi Alloh memilih siapa yang dikehendaki-Nya di antara rasul-rasulNya. Karena itu berimanlah kepada Alloh dan rasul-rasulNya; dan jika kamu beriman dan bertakwa, maka bagimu pahala yang besar,”  (QS Ali ‘Imran 3:179) Kita tidak akan pernah tahu isi hati manusia, akan tetapi pasti Alloh ungkap pada saatnya sehingga setiap orang munafik pasti keluar dari barisan orang-orang beriman dan setiap orang beriman pasti keluar dari barisan orang-orang munafik. Sehingga barisan orang-orang beriman hanya berisi orang-or...