Skip to main content

Tamu Membawa Berkah

��Ada seorang lelaki yang senang kedatangan tamu. Namun isterinya menunjukkan sikap
sebaliknya. Setiapkali ia membawa tamu ke rumah, isterinya menunjukkan sikap yang tidak baik. Orang itu mengeluhkan keadaan ini kepada Rasulullah saw. Mendengar itu, ✨Rasulullah saw bersabda,��"Katakan kepada isterimu, hari ini Rasulullah saw dan beberapa orang sahabatnya akan bertamu ke rumah kita."
✨Rasulullah saw berpesan kepada orang itu, ��"Katakan kepada isterimu supaya ia memerhatikan tamu pada saat keluar rumah."
��Isteri laki-laki itu melakukan apa yang diperintahkan Rasulullah saw. Pada saat tamu masuk, ia melihat mereka membawa daging dan buah-buahan yang banyak dan pada saat keluar mereka membawa keluar ular dan kala jengking yang begitu banyak.
✨Rasulullah saw bersabda, ��"Kedatangan tamu
ke rumah mendatangkan kurnia yang banyak ke dalam rumah dan pada saat pergi, mereka membawa keluar berbagai bencana."
��Dengan menyaksikan hal itu, wanita itu pun berubah menjadi orang yang suka menerima tamu.
✨Rasulullah saw bersabda,
��"Sesungguhnya seorang tamu yang datang mengunjungi seseorang, membawa rezeki untuk orang tersebut dari langit, Apabila ia memakan sesuatu, Allah SWT akan mengampuni penghuni rumah yang dikunjungi tersebut."
✨Imam Ali bin Musa ar-Redha berkata, ��"Orang dermawan adalah orang yang memakan makanan orang lain agar orang lain dapat memakan makanannya. Adapun orang kikir adalah orang yang tidak memakan makanan orang lain agar orang tersebut tidak memakan makanannya."
✨Rasulullah saw bersabda,��"Suatu majlis ( pertemuan ) tidak akan terasa sempit dengan adanya orang-orang yang saling mencintai di dalamnya."
✨��Dalam kesempatan lain, Rasulullah saw bersabda,��"Setiap rumah yang tidak dikunjungi tamu, maka malaikat pun tidak akan mengunjungi rumah tersebut."
✨Imam Jaafar ash-Sadiq berkata,��" Barangsiapa mengunjungi sahabatnya semata-mata kerana Allah, nescaya Allah SWT mengutus 70 ribu malaikat untuk menyertainya. Para malaikat itu berkata, ✨'Syurga untuk kamu." ( Mizan al Hikmah )
��Sesungguhnya beruntunglah rumah-rumah yang sering kedatangan tamu, maka itu janganlah mengeluh jika ada orang yang ingin bertamu.

Subhanallah

Comments

Populer

Qadha & Qadhar by Arief Al Yusuf

السَّلاَمُ عَلَيْكُمْ وَرَحْمَةُ اللهِ وَبَرَكَاتُهُ Seringkali kita lupa bahwa hidup ini bukan hanya tentang memperoleh sesuatu dari dunia, tetapi juga memberikan sesuatu pada dunia. Islam mengenal konsep Qadha dan Qadar yaitu adanya ketetapan2 yang telah diatur oleh Allah SWT. Dalam bahasa mudah dapat kita katakan bahwa di dunia ini ada hal-hal tertentu yang diluar jangkauan kemampuan kita. Untuk mengatasi masalah tersebut dikenallah konsep tawakal dalam Islam. Tawakal artinya berserah diri terhadap Allah SWT. Sehingga setiap ketetapan yang ada harus kita terima dengan lapang hati karena kita telah menyerahkan segala urusan kepada Allah SWT. Sekilas konsep ini mirip dengan konsep Nrimo ing Pandum. Konsep Tawakal atw Nrimo ing Pandum juga seringkali dianggap berlawanan dengan konsep berusaha atau bekerja keras. Padahal jika kita mau mencermati, kedua konsep ini hanya menjelaskan tentang satu hubungan, yaitu bagaimana kt menerima stimulan dari luar. rasa senang timbul akibat terpenuhin...

Barisan Mukmin atau Barisan Munafik

SELEKSI dari Alloh pasti terjadi dan pada akhirnya manusia terbagi menjadi dua barisan; barisan orang-orang beriman dan barisan orang-orang munafik. Alloh berfirman: “Alloh sekali-kali tidak akan membiarkan orang-orang yang beriman dalam keadaan kamu sekarang ini (campur aduk mukmin dengan munafik), sehingga Dia menyisihkan yang buruk (munafik) dari yang baik (mukmin). Dan Alloh sekali-kali tidak akan memperlihatkan kepada kamu hal-hal yang ghaib, akan tetapi Alloh memilih siapa yang dikehendaki-Nya di antara rasul-rasulNya. Karena itu berimanlah kepada Alloh dan rasul-rasulNya; dan jika kamu beriman dan bertakwa, maka bagimu pahala yang besar,”  (QS Ali ‘Imran 3:179) Kita tidak akan pernah tahu isi hati manusia, akan tetapi pasti Alloh ungkap pada saatnya sehingga setiap orang munafik pasti keluar dari barisan orang-orang beriman dan setiap orang beriman pasti keluar dari barisan orang-orang munafik. Sehingga barisan orang-orang beriman hanya berisi orang-or...