Skip to main content

7 TIPS MELUNASI HUTANG RIBA

7 Tips Melunasi Hutang Riba

1. Bertaubat dari riba

Dari Jabir bin Abdillah radhiyallahu‘anhuma , beliau mengatakan:

ﻟﻌﻦ ﺭﺳﻮﻝ ﺍﻟﻠﻪ ﺻﻠّﻰ ﺍﻟﻠﻪ ﻋﻠﻴﻪ ﻭﺳﻠّﻢ : ﺁﻛﻞ ﺍﻟﺮﺑﺎ، ﻭﻣﻮﻛﻠﻪ،ﻭﻛﺎﺗﺒﻪ،ﻭﺷﺎﻫﺪﻳﻪ ”، ﻭﻗﺎﻝ : “ ﻫﻢ ﺳﻮﺍﺀ ”

“Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam melaknat pemakan riba, pemberi makan riba, yang mencatat, dan dua saksi” dan beliau berkata : mereka semua sama (HR. Muslim).

2.Perbanyak istighfar

Allah subhanahu wata'ala berfirman

ﻓَﻘُﻠْﺖُ ﺍﺳْﺘَﻐْﻔِﺮُﻭﺍ ﺭَﺑَّﻜُﻢْ ﺇِﻧَّﻪُ ﻛَﺎﻥَ ﻏَﻔَّﺎﺭًﺍ ‏(10 ‏) ﻳُﺮْﺳِﻞِ ﺍﻟﺴَّﻤَﺎﺀَ ﻋَﻠَﻴْﻜُﻢْ ﻣِﺪْﺭَﺍﺭًﺍ‏(11 ‏) ﻭَﻳُﻤْﺪِﺩْﻛُﻢْ ﺑِﺄَﻣْﻮَﺍﻝٍ ﻭَﺑَﻨِﻴﻦَ ﻭَﻳَﺠْﻌَﻞْ ﻟَﻜُﻢْ ﺟَﻨَّﺎﺕٍ ﻭَﻳَﺠْﻌَﻞْ ﻟَﻜُﻢْ ﺃَﻧْﻬَﺎﺭًﺍ ‏(12‏)

“ Maka aku katakan kepada mereka: ‘Mohonlah ampun kepada Tuhanmu, sesungguhnya Dia adalah Maha Pengampun, niscaya Dia akan mengirimkan hujan kepadamu dengan lebat, dan membanyakkan harta dan anak-anakmu, dan mengadakan untukmu kebun-kebun dan mengadakan (pula di dalamnya) untukmu sungai-
sungai. ” (QS. Nuh: 10-12)

3. Jual aset rumah dan kendaraan

Dari Abu Hurairah Rhadiyallahu'anhu Rasulullah Shallallahu 'alaihiwasallam bersabda

ﻣَﻦْ ﺃَﺧَﺬَ ﺃَﻣْﻮَﺍﻝَ ﺍﻟﻨَّﺎﺱِ ﻳُﺮِﻳﺪُ ﺃَﺩَﺍﺀَﻫَﺎ ﺃَﺩَّﻯ ﺍﻟﻠَّﻪُ ﻋَﻨْﻪُ
ﻭَﻣَﻦْ ﺃَﺧَﺬَ ﻳُﺮِﻳﺪُ ﺇِﺗْﻠَﺎﻓَﻬَﺎ ﺃَﺗْﻠَﻔَﻪُ ﺍﻟﻠَّﻪُ

Barangsiapa yang mengambil harta
manusia (berhutang) disertai maksud
akan membayarnya maka Allah akan
membayarkannya untuknya, sebaliknya
siapa yang mengambilnya dengan
maksud merusaknya (merugikannya)
maka Allah akan merusak orang itu”.( HR
Bukhari 2212)

4. Lebih giat bekerja untuk memberi nafkah keluarga

Dari Abu Hurairah, ia berkata bahwa Nabi
shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,

ﻣَﺎ ﻣِﻦْ ﻳَﻮْﻡٍ ﻳُﺼْﺒِﺢُ ﺍﻟْﻌِﺒَﺎﺩُ ﻓِﻴﻪِ ﺇِﻻَّ ﻣَﻠَﻜَﺎﻥِ ﻳَﻨْﺰِﻻَﻥِ ﻓَﻴَﻘُﻮﻝُ ﺃَﺣَﺪُﻫُﻤَﺎ ﺍﻟﻠَّﻬُﻢَّ ﺃَﻋْﻂِ ﻣُﻨْﻔِﻘًﺎ ﺧَﻠَﻔًﺎ ، ﻭَﻳَﻘُﻮﻝُ ﺍﻵﺧَﺮُ ﺍﻟﻠَّﻬُﻢَّ ﺃَﻋْﻂِ ﻣُﻤْﺴِﻜًﺎ ﺗَﻠَﻔًﺎ

“ Ketika hamba berada di setiap pagi, ada dua malaikat yang turun dan berdoa, “Ya Allah berikanlah ganti pada yang gemar berinfak (rajin memberi nafkah pada keluarga).” Malaikat yang lain berdoa, “Ya Allah, berikanlah kebangkrutan bagi yang enggan bersedekah (memberi nafkah) .” (HR. Bukhari no. 1442 dan Muslim no.1010)

5. Bersikap lebih amanah

Dari Abu Hurairah Rhadiyallahu'anhu berkata bahwa Rasulullah Shallallahu 'alaihiwasallam pernah bersabda

ﺃﺩ ﺍﻻﻣﺎﻧﺔ ﺍﻟﻰ ﻣﻦ ﺃﺗﻤﻨﻚ ﻭﻻ ﺗﺨﻦ ﻣﻦ ﺧﺎﻧﻚ

Tunaikan amanah kepada orang yang
memberikan kepercayaan kepadamu dan jangan engkau mengkhianati orang yang telah mengkhianatimu (HR.Abu Dawud)

6. Bersikap hidup lebih sederhana dan qana'ah

Dari Abdullah bin ‘Amr radhiyallahu ‘anhuma , ia berkata, “Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,

ﻗَﺪْ ﺃَﻓْﻠَﺢَ ﻣَﻦْ ﺃَﺳْﻠَﻢَ, ﻭﺭُﺯِﻕَ ﻛَﻔَﺎﻓًﺎ, ﻭَﻗَﻨَّﻌَﻪُ ﺍﻟﻠَّﻪُ ﺑِﻤَﺎ ﺁﺗَﺎﻩُ

“ Sungguh beruntung orang yang masuk
Islam, diberi rezeki yang cukup, dan diberikan oleh Allah sikap qana’ah (rasa cukup) terhadap pemberian-Nya” (HR. Tirmidzi)

7. Perbanyak do'a yang dicontohkan oleh Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam

ﺍﻟﻠَّﻬُﻢَّ ﺇِﻧِّﻰ ﺃَﻋُﻮﺫُ ﺑِﻚَ ﻣِﻦَ ﺍﻟْﻤَﺄْﺛَﻢِ ﻭَﺍﻟْﻤَﻐْﺮَﻡِ

Allahumma inni a’udzu bika minal
ma’tsami wal maghrom

Ya Allah, aku meminta perlindungan pada-Mu dari perbuatan dosa dan sulitnya hutang).” (HR. Bukhari no. 832 dan Muslim no. 589).

Semoga bermanfaat, Hanya Allah yang memberi taufiq dan hidayah.

--
Dikirim dari smartphone OPPO saya

Comments

Populer

Qadha & Qadhar by Arief Al Yusuf

السَّلاَمُ عَلَيْكُمْ وَرَحْمَةُ اللهِ وَبَرَكَاتُهُ Seringkali kita lupa bahwa hidup ini bukan hanya tentang memperoleh sesuatu dari dunia, tetapi juga memberikan sesuatu pada dunia. Islam mengenal konsep Qadha dan Qadar yaitu adanya ketetapan2 yang telah diatur oleh Allah SWT. Dalam bahasa mudah dapat kita katakan bahwa di dunia ini ada hal-hal tertentu yang diluar jangkauan kemampuan kita. Untuk mengatasi masalah tersebut dikenallah konsep tawakal dalam Islam. Tawakal artinya berserah diri terhadap Allah SWT. Sehingga setiap ketetapan yang ada harus kita terima dengan lapang hati karena kita telah menyerahkan segala urusan kepada Allah SWT. Sekilas konsep ini mirip dengan konsep Nrimo ing Pandum. Konsep Tawakal atw Nrimo ing Pandum juga seringkali dianggap berlawanan dengan konsep berusaha atau bekerja keras. Padahal jika kita mau mencermati, kedua konsep ini hanya menjelaskan tentang satu hubungan, yaitu bagaimana kt menerima stimulan dari luar. rasa senang timbul akibat terpenuhin...

Barisan Mukmin atau Barisan Munafik

SELEKSI dari Alloh pasti terjadi dan pada akhirnya manusia terbagi menjadi dua barisan; barisan orang-orang beriman dan barisan orang-orang munafik. Alloh berfirman: “Alloh sekali-kali tidak akan membiarkan orang-orang yang beriman dalam keadaan kamu sekarang ini (campur aduk mukmin dengan munafik), sehingga Dia menyisihkan yang buruk (munafik) dari yang baik (mukmin). Dan Alloh sekali-kali tidak akan memperlihatkan kepada kamu hal-hal yang ghaib, akan tetapi Alloh memilih siapa yang dikehendaki-Nya di antara rasul-rasulNya. Karena itu berimanlah kepada Alloh dan rasul-rasulNya; dan jika kamu beriman dan bertakwa, maka bagimu pahala yang besar,”  (QS Ali ‘Imran 3:179) Kita tidak akan pernah tahu isi hati manusia, akan tetapi pasti Alloh ungkap pada saatnya sehingga setiap orang munafik pasti keluar dari barisan orang-orang beriman dan setiap orang beriman pasti keluar dari barisan orang-orang munafik. Sehingga barisan orang-orang beriman hanya berisi orang-or...