Skip to main content

Diterimakah Shalat ku ?

Amalan yg pertama kali dihisab diakhirat adalah Sholat.

TANDA SHALAT KITA DITERIMA ALLAH
Dlm hadits Qudsi disebutkan mengenai orang2 yg diterima shalatnya oleh Allah Swt,

"Sesungguhnya Aku (Allah SWT) hny akan menerima shalat dari org yg dgn sholatnya itu dia merendahkan diri dihadapan-Ku. Dia tdk sombong dgn makhluk-Ku yg lain. Dia tidak mengulangi maksiat kepada-Ku. Dia
menyayangi orang2 miskin dan orang2 yg menderita. Aku akan tutup shalat org itu dgn kebesaran-Ku. Aku akan menyuruh malaikat utk menjaganya. Dan kalau dia berdoa kpd-Ku, Aku akan memperkenankan nya. Perumpamaan dia dengan makhluk-Ku yang lain adalah seperti
perumpamaan firdaus di surga."

Tanda-tanda orang yang diterima shalatnya oleh Allah Swt., adalah:

PERTAMA:
Dia datang untuk melaksanakan shalat dengan merendahkan diri kepada-Nya. Dalam Al-Quran,
keadaan seperti itu disebut dengan khusyu'. Dan shalat yang khusyu' adalah salah satu tanda orang yang mukmin.

Diriwayatkan bahwa Ali bin Abi Thalib, apabila hendak melakukan sholat, tubuhnya gemetar dan
wajahnya pucat pasi. Sehingga ketika ada orang yg bertanya kepadanya, "Mengapa Anda ya Amirul Mukiminin?" Ali menjawab, "Engkau tidak tahu bahwa sebentar lagi aku akan menghadapi waktu
amanah." Kemudian, Ali membacakan sebuah ayat Al-Quran:

"Sesungguhnya Kami telah menawarkan amanat kepada langit, bumi, dan gunung-gunung, maka
semuanya enggan untuk memikul amanat itu dan mereka khawatir akan mengkhianatinya. Dan
dipikullah amanat itu oleh manusia.
Sesungguhnya manusia itu amat zalim dan amat bodoh." (QS 33: 72)

Kemudian Ali melanjutkan ucapannya, "Shalat adalah suatu amanat Allah yang pernah
ditawarkan kepada langit, bumi, dan bukit untuk memikulnya. Tetapi, mereka menolaknya dan hanya manusia yg sanggup memikulnya.

KEDUA:
Dia tidak sombong dgn makhluk-Ku yang lain. Jadi, tanda orang yang diterima shalatnya ialah tidak takabur.

Takabur, menurut Imam Al-Ghazali,
ialah sifat orang yang merasa dirinya lebih besar daripada orang lain. Kemudian ia memandang
enteng orang lain itu. Boleh jadi ia bersikap demikian dikarenakan ilmu, amal, keturunan, kekayaan, anak buah, atau kecantikannya.

Kalau Anda merasa besar krn memiliki hal-hal itu dan memandang enteng orang lain, maka Anda sudah takabur. Dan shalat Anda tidak diterima.

Bahkan dalam hadis lain disebutkan bahwa Rasulullah Saw. bersabda:
"Takkan masuk surga seseorang yang dalam hatinya ada rasa takabur walaupun sebesar debu
saja."

KETIGA:
Tanda orang yang diterima shalatnya ialah orang yang tidak mengulangi maksiatnya kepada Allah Swt.

Nabi bersabda, "Barangsiapa yang shalatnya tidak rnencegahnya dari kejelekan dan kemungkaran, maka shalatnya hanya akan menjauhkan dirinya dari Allah Swt."

Dalam hadis yang lain, Rasulullah Saw. bersabda: "Nanti, pada Hari Kiamat, ada orang yang membawa shalatnya di hadapan Allah Swt.
Kemudian shalatnya diterima dan dilipat-lipat seperti dilipat-lipatnya pakaian yang kotor dan usang. Lalu sholat itu dibantingkan ke wajahnya."

Allah tidak menerima shalat itu karena shalatnya tidak dapat mencegah perbuatan maksiatnya
setelah ia melakukan maksiat tersebut.

Bukankah Al-Quran telah mengatakan, "...Sesungguhnya
shalat mencegah dari perbuatan-perbuatan keji dan mungkar..." (QS 29:45).

KEEMPAT:
Orang yg diterima shalatnya ialah orang yang menyayangi orang2 miskin. Kalau diterjemahkan dengan kalimat modern, hal ini berarti orang yg mempunyai solidaritas sosial.

Dia bukan hanya melakukan rukuk dan sujud saja, tetapi dia juga memikirkan penderitaan sesama nya. Dia menyisihkan sebagian waktu dan rezekinya untuk membahagiakan orang lain.

Kalau dalam shalat Anda, Anda sudah merasakan kebesaran Allah dan tidak takabur; dan kalau Anda sudah tidak mengulangi perbuatan maksiat sesudah shalat; dan kalau Anda sudah mempunyai perhatian yang besar terhadap kesejahteraan orang lain, maka Allah akan
melindungi Anda dengan jubah kebesaran-Nya. Allah akan memberi kepada Anda kemuliaan dengan kemuliaan-Nya, dan membungkus Anda dengan busana kebesaran-Nya. samping itu, Allah akan menyuruh para malaikat untuk menjaga Anda; dan para malaikat itu akan berkata sebagaimana yang disebutkan dalam Al-Quran,

"Kamilah pelindung-pelindungmu dalam kehidupan dunia dan akhirat. Didalamnya kamu akan memperoleh apa yang kamu inginkan dan
memperoleh (pula) di dalamnya apa yang telah dijanjikan oleh Allah kepadamu" (QS 41: 31)

Semoga kita semua diberi taufik dan hidayah oleh Allah ta'ala tuk mengamalkan hadits qudsi ini. juga menyampaikan kesaudara2 kita yg belum tahu.

Aamiin aamin aamiin ya rabbal alamin

Ayo www.shalatdahsyat.net

Salam Hijrah , UniQ

Comments

Populer

Qadha & Qadhar by Arief Al Yusuf

السَّلاَمُ عَلَيْكُمْ وَرَحْمَةُ اللهِ وَبَرَكَاتُهُ Seringkali kita lupa bahwa hidup ini bukan hanya tentang memperoleh sesuatu dari dunia, tetapi juga memberikan sesuatu pada dunia. Islam mengenal konsep Qadha dan Qadar yaitu adanya ketetapan2 yang telah diatur oleh Allah SWT. Dalam bahasa mudah dapat kita katakan bahwa di dunia ini ada hal-hal tertentu yang diluar jangkauan kemampuan kita. Untuk mengatasi masalah tersebut dikenallah konsep tawakal dalam Islam. Tawakal artinya berserah diri terhadap Allah SWT. Sehingga setiap ketetapan yang ada harus kita terima dengan lapang hati karena kita telah menyerahkan segala urusan kepada Allah SWT. Sekilas konsep ini mirip dengan konsep Nrimo ing Pandum. Konsep Tawakal atw Nrimo ing Pandum juga seringkali dianggap berlawanan dengan konsep berusaha atau bekerja keras. Padahal jika kita mau mencermati, kedua konsep ini hanya menjelaskan tentang satu hubungan, yaitu bagaimana kt menerima stimulan dari luar. rasa senang timbul akibat terpenuhin...

Barisan Mukmin atau Barisan Munafik

SELEKSI dari Alloh pasti terjadi dan pada akhirnya manusia terbagi menjadi dua barisan; barisan orang-orang beriman dan barisan orang-orang munafik. Alloh berfirman: “Alloh sekali-kali tidak akan membiarkan orang-orang yang beriman dalam keadaan kamu sekarang ini (campur aduk mukmin dengan munafik), sehingga Dia menyisihkan yang buruk (munafik) dari yang baik (mukmin). Dan Alloh sekali-kali tidak akan memperlihatkan kepada kamu hal-hal yang ghaib, akan tetapi Alloh memilih siapa yang dikehendaki-Nya di antara rasul-rasulNya. Karena itu berimanlah kepada Alloh dan rasul-rasulNya; dan jika kamu beriman dan bertakwa, maka bagimu pahala yang besar,”  (QS Ali ‘Imran 3:179) Kita tidak akan pernah tahu isi hati manusia, akan tetapi pasti Alloh ungkap pada saatnya sehingga setiap orang munafik pasti keluar dari barisan orang-orang beriman dan setiap orang beriman pasti keluar dari barisan orang-orang munafik. Sehingga barisan orang-orang beriman hanya berisi orang-or...