Skip to main content

Pengaruh Tabiat Istri thd Cara Suami Mencari Nafkah

- Pengaruh Tabiat Istri terhadap Cara Suami Mencari Nafkah - Abu Bakr Ahmad bin Marwan bin Muhammad ad-Dainuri menyebutkan dalam kitabnya al-Mujaalasah wa Jawaahirul ‘Ilm: Dari Kholid bin Yazid, ia berkata, Hasan al-Bashri berkata: "Aku datang kpd seorang pedagang kain di Mekkah utk membeli baju, lalu si pedagang mulai memuji-muji dagangannya dan bersumpah, lalu akupun meninggalkannya dan aku katakan tidaklah layak beli dr org semacam itu, lalu akupun beli dr pedagang lain." Dua tahun setelah itu aku berhaji dan aku bertemu lagi dg org itu, tapi aku tidak lagi mendengarnya memuji-muji dagangannya dan bersumpah, lalu aku tanya kepadanya: "Bukankah engkau orang yg dulu pernah berjumpa denganku beberapa tahun lalu?" Ia menjawab : "Iya benar" Aku bertanya lagi: "Apa yg membuatmu berubah spt sekarang? Aku tidak lagi melihatmu memuji-muji dagangan dan bersumpah!" Iapun bercerita: "Dulu aku punya istri yg jika. aku dtg kpdnya dg sedikit rizki, ia meremehkannya dan jika aku dtg kpdnya dg rejeki yg banyak ia menganggapnya sedikit. Lalu Allaah mewafatkan istriku tersebut, dan akupun menikah lg dg seorg wanita. Jika aku hendak pergi ke pasar, ia memegang bajuku lalu berkata: 'Wahai suamiku, bertaqwalah kpd Allaah, jgn engkau beri makan aku melainkan dg yg thayyib (halal). Jika engkau datang dg sedikit rejeki, aku akan menganggapnya banyak, dan jika engkau tidak dapat apa2 aku akan membantumu memintal (kain)'." Subhanallaah Milikilah sifat Qana'ah. Janganlah menjadi jurang dosa bagi Suamimu. Wanita shalihah akan mendorong Suaminya kepada kebaikan, sedangkan wanita kufur akan menjadi pendorong bagi suaminya untuk berbuat dosa CUKUPKAN DIRI DENGAN YANG HALAL Ukuran Rizki itu terletak pada keberkahannya, bukan pada jumlahnya ------------- [Kitab al-Mujaalasah wa Jawaahirul ‘Ilm (5/252) karya Abu Bakr Ahmad bin Marwan bin Muhammad ad-Dainuri al-Qodhi al-Maliki. Penerbit: Jum’iyyah at-Tarbiyyah al-Islamiyyah, Daar Ibnu Hazm (Beirut – Lebanon)]

Salam hijrah, UniQ
Ayo www.shalatdahsyat.net
Www.shalatdahsyat.com

Comments

Populer

Muslim Melarat, Kafir Kaya ?

Renungan Qolbu Di Awal Malam: Mgkn sering terbetik dlm benak kita, kenapa kita yg seorg muslim hidupnya jauh lebih sengsara ketimbang mereka yg hidup di dalam kekafiran.. Padahal seorg muslim hidup diatas keta'atan menyembah Allah ta'ala. Sedangkan org kafir hidup diatas kekufuran kpd Allah. Maka jwbnya adalah - ingatlah ketika umar bin khottob melihat nabi tidur diatas dipan yg terbuat dr serat, umar menangis melihat keadaan utusan Allah yg begitu mulia dlm keadaan badannya yg berbekas dipan itu dilambung nabi. Lalu nabi bertanya "kenapa kau menangis umar?" Umarpun menjawab "sesungguhnya bangsa atau raja romawi dan persia diberikan nikmat dunia yg sangat banyak. Sedangkan engkau adalah utusan Allah tp keadaanmu spt ini wahai rosulullah" Nabi pun dgn kemuliaan hatinya berkata "wahai umar, sesungguhnya mereka adalah kaum yg Allah SEGERAKAN KENIKMATAN KEHIDUPAN DUNIA MEREKA" (bukhari 2468) Jadi boleh jd apa yg mereka dptkan skrg adalah istidraj (keni...

Al Hikam : Memahami Dunia #1

" Alam ini lahirnya adalah tipuan, dan batinnya adalah pelajaran. Nafsu memandang pada tipuan lahirnya, sementara kalbu memandang kepada pelajaran batinnya ( Al Hikam ) Penjelasan : Orang orang yg mengetahui watak dunia ini, yg tak dapat diandalkan serta selalu berubah, tak akan terkejut atau kecewa ketika kesenangan berubah menjadi kesusahan, kekayaan berubah menjadi kemiskinan, dan malah berubah menjadi siang. Nafsu selalu bereaksi terhadap kesenangan dan kesulitan, sedangkan Hati selalu melihat kepada makna, sebab, serta pesan di balik peristiwa. Orang orang yg mendapatkan Nur Ilahi melihat daya tarik peristiwa dan menyaksikan adanya kepalsuan dalam intinya. Orang yang mengetahui realitas batin dari sesuatu tak akan tertipu oleh penampakan lahir. Salam Hijrah, UniQ Powered by Telkomsel BlackBerry®

Orang Yg Kaya/Kuat/Takut krn Allah.

Orang Yg Kaya/Kuat/Takut krn Allah. Seseorang yang "KAYA" akan Allah, dia tidak bakal dijamah oleh perasaan perasaan senang dan takut. Seseorang yang "KUAT" berpegang pada Allah dia tidak bakal gelisah dengan hitungan sedikit atau banyak. Seseorang yang "TAKUT" kepada Allah, baginya sama saja antara sepi dan ramai. Dan seseorang yang mencari kepentingan akhirat, dia tidak akan menjadi hina oleh berbagai petaka kehidupan dunia yang menimpanya. (Imam Ghozaly) Salam Hijrah, UniQ Powered by Telkomsel BlackBerry®