Skip to main content

Ask & Question : Khusyu' dalam sholat ?

Assalaamu'alaikum wr. wb
Pak ustadz saya Putra, ada yang ingin saya tanyakan bagaimana caranya agar kita bisa khusyu' dalam sholat ?.
Syukron ,

Putra – Indramayu 085282505512

وَعَلَيْكُمْ السَّلاَمُ وَرَحْمَةُ اللهِ وَبَرَكَاتُ
Khusu' dalam shalat adalah hadirnya hati dan fikir dengan apa yang sedang kita baca. Sehingga memikirkan surga atau neraka disaat shalat tidak termasuk khusu jika bacaan kita tidak menerangkan tentang surga atau neraka. Adapun cara-caranya adalah :
1. Shalatlah pada waktunya (harus ada waktu khusus untuk shalat). Jangan sampai shalat kita lakukan disela-sela kesibukan perti saat masak atau yang lainya,akan tetapi khususkan waktu untuk sholat dan selain shalat kita singkirkan.
2. Memahami makna bacaan dalam shalat agar senantiasa hati dan akal pikiran kita dapat terkait dengan makna bacaan dan tidak melayang kemana-mana.
3. menyingkirkan penyebab hilangnya khusyu', seperti mematikah HP, TV dan jika kita lagi ada janji hendaknya berpesan pada orang untuk menunggu
4. masuklah kedalam sholat dengan tidak tergese-gesa dengan berwudhu dengan pelan berikut mendahulukan shalat qobliah dengan pelan.
5. jangan terburu-buru disaat hendak keluar dari sholat dengan melazimi wirid dan doa dan ditutup dengan shalat ba'diyah bagi sholat yang ada ba'diyahnya.
6. -memohonlah kepada Alloh agar diberi kekhusukan,sebab kekhusukan adalah karunia dari Alloh.

Waalhua'lambishowab.
Powered by Telkomsel BlackBerry®

Comments

Populer

Qadha & Qadhar by Arief Al Yusuf

السَّلاَمُ عَلَيْكُمْ وَرَحْمَةُ اللهِ وَبَرَكَاتُهُ Seringkali kita lupa bahwa hidup ini bukan hanya tentang memperoleh sesuatu dari dunia, tetapi juga memberikan sesuatu pada dunia. Islam mengenal konsep Qadha dan Qadar yaitu adanya ketetapan2 yang telah diatur oleh Allah SWT. Dalam bahasa mudah dapat kita katakan bahwa di dunia ini ada hal-hal tertentu yang diluar jangkauan kemampuan kita. Untuk mengatasi masalah tersebut dikenallah konsep tawakal dalam Islam. Tawakal artinya berserah diri terhadap Allah SWT. Sehingga setiap ketetapan yang ada harus kita terima dengan lapang hati karena kita telah menyerahkan segala urusan kepada Allah SWT. Sekilas konsep ini mirip dengan konsep Nrimo ing Pandum. Konsep Tawakal atw Nrimo ing Pandum juga seringkali dianggap berlawanan dengan konsep berusaha atau bekerja keras. Padahal jika kita mau mencermati, kedua konsep ini hanya menjelaskan tentang satu hubungan, yaitu bagaimana kt menerima stimulan dari luar. rasa senang timbul akibat terpenuhin...

Barisan Mukmin atau Barisan Munafik

SELEKSI dari Alloh pasti terjadi dan pada akhirnya manusia terbagi menjadi dua barisan; barisan orang-orang beriman dan barisan orang-orang munafik. Alloh berfirman: “Alloh sekali-kali tidak akan membiarkan orang-orang yang beriman dalam keadaan kamu sekarang ini (campur aduk mukmin dengan munafik), sehingga Dia menyisihkan yang buruk (munafik) dari yang baik (mukmin). Dan Alloh sekali-kali tidak akan memperlihatkan kepada kamu hal-hal yang ghaib, akan tetapi Alloh memilih siapa yang dikehendaki-Nya di antara rasul-rasulNya. Karena itu berimanlah kepada Alloh dan rasul-rasulNya; dan jika kamu beriman dan bertakwa, maka bagimu pahala yang besar,”  (QS Ali ‘Imran 3:179) Kita tidak akan pernah tahu isi hati manusia, akan tetapi pasti Alloh ungkap pada saatnya sehingga setiap orang munafik pasti keluar dari barisan orang-orang beriman dan setiap orang beriman pasti keluar dari barisan orang-orang munafik. Sehingga barisan orang-orang beriman hanya berisi orang-or...