Skip to main content

Hikmah : Telinga Berdenging adalah Panggilan Nabi Muhammad Saw

ƗƗIKMAƗƗ :
TELINGA BERDENGING adl panggilan Nab Muhammad sαω..-

Byk org bertanya ttg telinga bersuara "Nging" ?
Krn kebykan ada yg mengatakan dgn bertahayul & sangkaan thd hal itu..

Sesguhnya suara "NGING" dlm telinga, itu adl Rosululloh sαω sedang menyebut org yg telinganya berdenging dlm perkumpulan yg tertinggi (ℳαlα'αl α'lαα & spy org itu ingat pd Rosululloh sαω dg membaca sholaωat.-

Hal ini berdasarkan Ќitab AZIZI 'ALA JAMI'USH SHAGHIR : "Jika telinga salah seorg kalian berdenging maka hendaklah ia mengingat aku (Rosululloh sαω) & membaca sholawat kpdku.. Serta mengucapkan "DZAKAR0LL0HU MAN DZAKAR0NI BIKH0IR"; (artinya, Alloh ta'ala akan mengingat yg mengingatku dgn kebaikan)".

Imam Nawawi berkata : Sesguhnya telinga itu berdengung hny ketika datang berita baik ke Ruh bhw Rosululloh sαω telah menyebutkan org pemilik telinga tsb dgn kebaikan di  ∕̴Ɩl ℳαlα'αl α'lαα  (majlis tertinggi) di  ∕̴Ɩlam Ruh.

[Kitab AZIZI 'ALAL JAMIUSH SHAGIR ]

Yuk, mulai sekarang tiada jemu utk menghebatkan sholaωat ..
Powered by Telkomsel BlackBerry®

Comments

Populer

Qadha & Qadhar by Arief Al Yusuf

السَّلاَمُ عَلَيْكُمْ وَرَحْمَةُ اللهِ وَبَرَكَاتُهُ Seringkali kita lupa bahwa hidup ini bukan hanya tentang memperoleh sesuatu dari dunia, tetapi juga memberikan sesuatu pada dunia. Islam mengenal konsep Qadha dan Qadar yaitu adanya ketetapan2 yang telah diatur oleh Allah SWT. Dalam bahasa mudah dapat kita katakan bahwa di dunia ini ada hal-hal tertentu yang diluar jangkauan kemampuan kita. Untuk mengatasi masalah tersebut dikenallah konsep tawakal dalam Islam. Tawakal artinya berserah diri terhadap Allah SWT. Sehingga setiap ketetapan yang ada harus kita terima dengan lapang hati karena kita telah menyerahkan segala urusan kepada Allah SWT. Sekilas konsep ini mirip dengan konsep Nrimo ing Pandum. Konsep Tawakal atw Nrimo ing Pandum juga seringkali dianggap berlawanan dengan konsep berusaha atau bekerja keras. Padahal jika kita mau mencermati, kedua konsep ini hanya menjelaskan tentang satu hubungan, yaitu bagaimana kt menerima stimulan dari luar. rasa senang timbul akibat terpenuhin...

Barisan Mukmin atau Barisan Munafik

SELEKSI dari Alloh pasti terjadi dan pada akhirnya manusia terbagi menjadi dua barisan; barisan orang-orang beriman dan barisan orang-orang munafik. Alloh berfirman: “Alloh sekali-kali tidak akan membiarkan orang-orang yang beriman dalam keadaan kamu sekarang ini (campur aduk mukmin dengan munafik), sehingga Dia menyisihkan yang buruk (munafik) dari yang baik (mukmin). Dan Alloh sekali-kali tidak akan memperlihatkan kepada kamu hal-hal yang ghaib, akan tetapi Alloh memilih siapa yang dikehendaki-Nya di antara rasul-rasulNya. Karena itu berimanlah kepada Alloh dan rasul-rasulNya; dan jika kamu beriman dan bertakwa, maka bagimu pahala yang besar,”  (QS Ali ‘Imran 3:179) Kita tidak akan pernah tahu isi hati manusia, akan tetapi pasti Alloh ungkap pada saatnya sehingga setiap orang munafik pasti keluar dari barisan orang-orang beriman dan setiap orang beriman pasti keluar dari barisan orang-orang munafik. Sehingga barisan orang-orang beriman hanya berisi orang-or...