Skip to main content

Istidraj

CUPLIKAN TAFSIR HARI INI TENTANG ISTIDRAJ:
Uqbah bin Amir radhiallahu 'anhu berkata, bahwa Nabi shallallahu 'alaihi wasallam bersabda: "IDZAA RO-AITALLOOHU YU'TIL-'ABBDA MINAD-DUN-YAA 'ALAA MA'AASHIIHI MAA YUḪIBBU FA-INNAMAA HUWAS-TIDDROOJJ­UN = Jika kamu melihat seorang hamba yang diberi oleh Allah segala kesukaannya padahal ia ahli maksiat, maka ketahuilah bahwa itu istidraj (tipu daya) kemudian Nabi shallallahu 'alaihi wasallam membacakan QS al-An'aam [6] ayat 44 ini." (HR Imam Ahmad).

فَلَمَّا نَسُوا مَا ذُكِّرُوا بِهِ فَتَحْنَا عَلَيْهِمْ أَبْوَابَ كُلِّ شَيْءٍ ۗ حَتَّى إِذَا فَرِحُوا بِمَا أُوتُوا أَخَذْنَاهُمْ بَغْتَةً فَإِذَا هُمْ مُبْلِسُونَ
FALAMMAA NASUU MAA DZUKKIRUU BIHII FATAḪNAA 'ALAIHIM ABBWAABA KULLI SYAI-IN, ḪATTAAA IDZAA FARIḪUU BIMAAA UUTUUU AKHODZNAA-HUM BAGHTATAN FA-IDZAA HUM-MUBBLISUUNA­. = Maka tatkala mereka melupakan yang diperingatkan kepada mereka dengannya, Kami membukakan pintu-pintu segala sesuatu untuk mereka; sehingga apabila mereka bergembira dengan apa yang telah diberikan kepada mereka, Kami siksa mereka dengan sekonyong-konyo­ng, maka mereka terdiam berputus asa.

Astaghfirullah
Salam Hijrah, UniQ
Powered by Telkomsel BlackBerry®

Comments

Populer

Qadha & Qadhar by Arief Al Yusuf

السَّلاَمُ عَلَيْكُمْ وَرَحْمَةُ اللهِ وَبَرَكَاتُهُ Seringkali kita lupa bahwa hidup ini bukan hanya tentang memperoleh sesuatu dari dunia, tetapi juga memberikan sesuatu pada dunia. Islam mengenal konsep Qadha dan Qadar yaitu adanya ketetapan2 yang telah diatur oleh Allah SWT. Dalam bahasa mudah dapat kita katakan bahwa di dunia ini ada hal-hal tertentu yang diluar jangkauan kemampuan kita. Untuk mengatasi masalah tersebut dikenallah konsep tawakal dalam Islam. Tawakal artinya berserah diri terhadap Allah SWT. Sehingga setiap ketetapan yang ada harus kita terima dengan lapang hati karena kita telah menyerahkan segala urusan kepada Allah SWT. Sekilas konsep ini mirip dengan konsep Nrimo ing Pandum. Konsep Tawakal atw Nrimo ing Pandum juga seringkali dianggap berlawanan dengan konsep berusaha atau bekerja keras. Padahal jika kita mau mencermati, kedua konsep ini hanya menjelaskan tentang satu hubungan, yaitu bagaimana kt menerima stimulan dari luar. rasa senang timbul akibat terpenuhin...

Barisan Mukmin atau Barisan Munafik

SELEKSI dari Alloh pasti terjadi dan pada akhirnya manusia terbagi menjadi dua barisan; barisan orang-orang beriman dan barisan orang-orang munafik. Alloh berfirman: “Alloh sekali-kali tidak akan membiarkan orang-orang yang beriman dalam keadaan kamu sekarang ini (campur aduk mukmin dengan munafik), sehingga Dia menyisihkan yang buruk (munafik) dari yang baik (mukmin). Dan Alloh sekali-kali tidak akan memperlihatkan kepada kamu hal-hal yang ghaib, akan tetapi Alloh memilih siapa yang dikehendaki-Nya di antara rasul-rasulNya. Karena itu berimanlah kepada Alloh dan rasul-rasulNya; dan jika kamu beriman dan bertakwa, maka bagimu pahala yang besar,”  (QS Ali ‘Imran 3:179) Kita tidak akan pernah tahu isi hati manusia, akan tetapi pasti Alloh ungkap pada saatnya sehingga setiap orang munafik pasti keluar dari barisan orang-orang beriman dan setiap orang beriman pasti keluar dari barisan orang-orang munafik. Sehingga barisan orang-orang beriman hanya berisi orang-or...