Skip to main content

Dahsyatnya Menjemput Hidayah

Hidayah tak akan datang dengan sendirinya ke hadapan kita, atau tiba tiba kita mendapatkan hidayah Nya.

Sebab-sebab yang dapat mengantarkan kepada Hidayah adalah :    

1. Dengan do'a. Sebagaimana Rosulullah selalu berdo'a : "Ya Alloh sesungguhnya aku memohon kepadaMU petunjuk, ketaqwaan, terjaga (dari perbuatan yang merusak kehormatan) dan kekayaan". (HR. Muslim).           

2. Berusaha dan Berjuang. Alloh berfirman : "Dan orang-orang yang berusaha dengan sungguh-sungguh dijalan KAMI, niscaya KAMI akan menunjukkan kepada mereka jalan-jalan KAMI". (QS. Al-'Ankabut : 69).      Ibnul Qoyyim mengatakan : "Orang yang paling sempurna hidayahnya adalah yang paling besar jihadnya".                       
3. Membaca Al-Qur'an. Karena dengan membaca Al-Qur'an akan menumbuhkan cahaya petunjuk dilubuk hati yang akan menerangi perjalanan hidup seorang hamba.

4. Mencari sahabat yang baik.  Rosulullah bersabda : "Seseorang berada diatas agama sahabat karibnya" (HR. Abu Dawud) dan juga dijelaskan dalam Al-Qur'an QS. Al-Furqon 27-29.    

5. Menambah Ilmu. Yaitu dengan mendatangi majelis-majelis ilmu.     

6. Mengamalkan ilmu. Karena dengannya, Alloh akan membimbing kejalan yang lurus. Semua aturan Alloh sejatinya adalah untuk kemaslahatan manusia, walaupun kadang kala manusia merasa terbebani dengan aturan-aturan itu. Hal ini dijelaskan Alloh dalam QS. An-Nisa' 66-68.

Salam Hijrah, UniQ
Powered by Telkomsel BlackBerry®

Comments

Populer

Qadha & Qadhar by Arief Al Yusuf

السَّلاَمُ عَلَيْكُمْ وَرَحْمَةُ اللهِ وَبَرَكَاتُهُ Seringkali kita lupa bahwa hidup ini bukan hanya tentang memperoleh sesuatu dari dunia, tetapi juga memberikan sesuatu pada dunia. Islam mengenal konsep Qadha dan Qadar yaitu adanya ketetapan2 yang telah diatur oleh Allah SWT. Dalam bahasa mudah dapat kita katakan bahwa di dunia ini ada hal-hal tertentu yang diluar jangkauan kemampuan kita. Untuk mengatasi masalah tersebut dikenallah konsep tawakal dalam Islam. Tawakal artinya berserah diri terhadap Allah SWT. Sehingga setiap ketetapan yang ada harus kita terima dengan lapang hati karena kita telah menyerahkan segala urusan kepada Allah SWT. Sekilas konsep ini mirip dengan konsep Nrimo ing Pandum. Konsep Tawakal atw Nrimo ing Pandum juga seringkali dianggap berlawanan dengan konsep berusaha atau bekerja keras. Padahal jika kita mau mencermati, kedua konsep ini hanya menjelaskan tentang satu hubungan, yaitu bagaimana kt menerima stimulan dari luar. rasa senang timbul akibat terpenuhin...

Barisan Mukmin atau Barisan Munafik

SELEKSI dari Alloh pasti terjadi dan pada akhirnya manusia terbagi menjadi dua barisan; barisan orang-orang beriman dan barisan orang-orang munafik. Alloh berfirman: “Alloh sekali-kali tidak akan membiarkan orang-orang yang beriman dalam keadaan kamu sekarang ini (campur aduk mukmin dengan munafik), sehingga Dia menyisihkan yang buruk (munafik) dari yang baik (mukmin). Dan Alloh sekali-kali tidak akan memperlihatkan kepada kamu hal-hal yang ghaib, akan tetapi Alloh memilih siapa yang dikehendaki-Nya di antara rasul-rasulNya. Karena itu berimanlah kepada Alloh dan rasul-rasulNya; dan jika kamu beriman dan bertakwa, maka bagimu pahala yang besar,”  (QS Ali ‘Imran 3:179) Kita tidak akan pernah tahu isi hati manusia, akan tetapi pasti Alloh ungkap pada saatnya sehingga setiap orang munafik pasti keluar dari barisan orang-orang beriman dan setiap orang beriman pasti keluar dari barisan orang-orang munafik. Sehingga barisan orang-orang beriman hanya berisi orang-or...