Skip to main content

Beberapa Keutamaan dan Manfaat Sedekah

1. Mengundang datangnya rezeki.
Dari Abu Hurairah bahwa Rasulullah Saw bersabda," Allah SWT berfirman," Wahai Anak Adam berinfaklah, karena sebab infak engkau akan mendapatkan nafkah!" (Muttafaqun Alaihi)
" Pancinglah rezeki dengan sedekah." (Ali bin Abi Thalib)

2. Sedekah dapat menolak bala.
Rasulullah SAW bersabda," Bersegeralah bersedekah, sebab bala tidak pernah bisa mendahului sedekah."
Ibnu Abi Al Ja'ad berkata,"Sesungguhnya sedekah itu akan menolak tujuhpuluh pintu dari kecelakaan dan keutamaan mengeluarkannya secara sembunyi sembunyi adalah tujuh puluh kali lebih utama drpd mengeluarkannya secara terang terangan."

3. Sedekah dapat menyembuhkan penyakit.
Rasulullah SAW," Obatilah penyakitmu dengan sedekah."

4. Sedekah dapat menunda kematian dan memperpanjang umur.
Rasulullah SAW bersabda,"Perbanyaklah sedekah. Sebab sedekah bisa memanjangkan umur."

5. Mencegah dari api neraka dan kemurkaan Allah di hari Akhirat.
Allah SWT berfirman," Dan kelak akan dijauhkan orang yg paling takwa dari neraka itu, yg menafkan hartanya (di jalan Allah) untuk membersihkannya."(QS Al Lail[92]:17-18)
Rasulullah saw bersabda," Takutilah api neraka itu (yakni selamatkanlah dirimu dari api neraka), walau dgn bersedekah setengah butir kurma. Jika kamu tiada dapat berbuat demikian, maka dgn perkataan yg baik."

" Setiap manusia di dalam naungan sedekahnya, sehinggalah saat diputuskan Allah antara sekalian manusia (yakni pada Hari Kiamat)."

"Setiap manusia di dalam naungan sedekah, sehinggalah saat diputuskan Allah antara sekalian manusia (yakni pada hari kiamat)."

"Sesungguhnya sedekah akan menyelamatkan seseorang dari panasnya azab kubur. Seorang mukmin pada hari kiamat sungguh akan berlindung di bawah naungan sedekahnya." (HR Thabrani)
"Bersedekahlah sesungguhnya sedekah dapat membebaskan kalian dari neraka." (Thabrani)

6. Mendapatkan pahala dan keutamaan 700 kebaikan.
Allah SWT berfirman, " Perumpamaan (nafkah yg dikeluarkan oleh) orang orang yg menafkahkan hartanya dijalan Allah adalah serupa dgn sebutir benih yg menumbuhkan tujuh bulir, pada tiap tiap bulir, seratus biji. Allah melipatgandakan (ganjaran) bagi siapa yg Dia kehendaki. Dan Allah Maha Luas (kurnia Nya) lagi Maha Mengetahui." (QS Al Baqarah[2]:261)

7. Diberikan kemudahan dan jalan keluar oleh Allah SWT.
" Adapun orang yg memberikan (hartanya di jalan Allah) dan bertakwa, Dan membenarkan adanya pahala yg terbaik (surga), Maka Kami kelak akan menyiapkan baginya jalan yg mudah. Dan adapun orang orang yg bakhil dan merasa dirinya cukup. Serta mendustakan pahala terbaik, Maka kelak Kami akan menyiapkan baginya (jalan) yg sukar. Dan hartanya tidak bermanfaat baginya apabila ia telah binasa." (QS Al Lail[92]:5-11)

8. Mendapatkan ketenangan dan kelapangan jiwa.
"Orang orang yg menafkahkan hartanya di malam dan di siang hari secara tersembunyi dan terang-terangan, mereka mendapat pahala di sisi Tuhannya. Tidak ada kekhawatiran bagi mereka dan tidak pula mereka bersedih hati." (QS Al Baqarah[2]:274)

Salam Hijrah, UniQ
Powered by Telkomsel BlackBerry®

Comments

Populer

Qadha & Qadhar by Arief Al Yusuf

السَّلاَمُ عَلَيْكُمْ وَرَحْمَةُ اللهِ وَبَرَكَاتُهُ Seringkali kita lupa bahwa hidup ini bukan hanya tentang memperoleh sesuatu dari dunia, tetapi juga memberikan sesuatu pada dunia. Islam mengenal konsep Qadha dan Qadar yaitu adanya ketetapan2 yang telah diatur oleh Allah SWT. Dalam bahasa mudah dapat kita katakan bahwa di dunia ini ada hal-hal tertentu yang diluar jangkauan kemampuan kita. Untuk mengatasi masalah tersebut dikenallah konsep tawakal dalam Islam. Tawakal artinya berserah diri terhadap Allah SWT. Sehingga setiap ketetapan yang ada harus kita terima dengan lapang hati karena kita telah menyerahkan segala urusan kepada Allah SWT. Sekilas konsep ini mirip dengan konsep Nrimo ing Pandum. Konsep Tawakal atw Nrimo ing Pandum juga seringkali dianggap berlawanan dengan konsep berusaha atau bekerja keras. Padahal jika kita mau mencermati, kedua konsep ini hanya menjelaskan tentang satu hubungan, yaitu bagaimana kt menerima stimulan dari luar. rasa senang timbul akibat terpenuhin...

Barisan Mukmin atau Barisan Munafik

SELEKSI dari Alloh pasti terjadi dan pada akhirnya manusia terbagi menjadi dua barisan; barisan orang-orang beriman dan barisan orang-orang munafik. Alloh berfirman: “Alloh sekali-kali tidak akan membiarkan orang-orang yang beriman dalam keadaan kamu sekarang ini (campur aduk mukmin dengan munafik), sehingga Dia menyisihkan yang buruk (munafik) dari yang baik (mukmin). Dan Alloh sekali-kali tidak akan memperlihatkan kepada kamu hal-hal yang ghaib, akan tetapi Alloh memilih siapa yang dikehendaki-Nya di antara rasul-rasulNya. Karena itu berimanlah kepada Alloh dan rasul-rasulNya; dan jika kamu beriman dan bertakwa, maka bagimu pahala yang besar,”  (QS Ali ‘Imran 3:179) Kita tidak akan pernah tahu isi hati manusia, akan tetapi pasti Alloh ungkap pada saatnya sehingga setiap orang munafik pasti keluar dari barisan orang-orang beriman dan setiap orang beriman pasti keluar dari barisan orang-orang munafik. Sehingga barisan orang-orang beriman hanya berisi orang-or...