Skip to main content

Halal & Haram


Abu Huroiroh ra berkata, Muhammad Rasulullah SAW bersabda," Sesungguhnya Allah 'azza wa jalla memberikan kpd hamba Nya apa yg sudah ditetapkan bagian rezeki utk dirinya. Krn itu berlaku baiklah kamu dalam mencari rezeki. Ambillah apa yg halal dan tinggalkan yg haram." (HR Abu Ya'la dgn sanad hasan. Bukhori Muslim)

Anas ra menceritakan, Muhammad Rasulullah SAW bersabda," Mencari yg halal itu adalah kewajiban bagi setiap orang muslim." (HR Thabroni)

Abu Huroiroh ra memberitahukan, Muhammad Rasulullah SAW bersabda," Kelak akan datang kpd manusia suatu zaman dimana seseorang tidak lagi memperhatikan harta yg diperolehnya, apakah halal atau haram." (HR Bukhori dan Nasa'i )

Ibnu umar ra mengabarkan, Muhammad Rasulullah SAW bersabda," Dunia itu manis lagi hijau. Barangsiapa yg memperoleh harta dari usahanya secara halal lalu membelanjakannya sesuai hak haknya, niscaya Allah akan memberinya pahala dari nafkah itu dan Dia akan memasukkannya ke dalam surga. Dan barangsiapa mendapat harta dari usaha yg haram lalu ia membelanjakannya bukan pada hal haknya, niscaya Allah akan menjerumuskannya ke tempat kehinaan (neraka). Dan banyak orang yg menangani harta Allah dan Rasul Nya kelak pada hari kiamat mendapat siksa neraka." (HR Baihaqi)

Abu Huroiroh ra berkata, Muhammad Rasulullah SAW bersabda," Sesungguhnya Allah itu Maha Baik dan hanya menerima yg baik. Dan sesungguhnya Allah menyuruh orang orang mukmin seperti yg diperintahkan kpd para Rasul sebagaimana firmannya,' wahai para Rasul, makanlah yg baik baik dan beramal salehlah, sesungguhnya apa saja yg kamu lakukan, Aku Maha Mengetahui,' Dan firman Nya,' Wahai orang orang yg beriman, makanlah yg baik baik dari apa yg Kami rezekikan kpdmu.'"
Kemudian Rasulullah SAW menceritakan tentang seorang laki laki yg menempuh perjalanan panjang. Rambutnya kusut penuh debu dan tangannya menengadah ke langit seraya berdoa," Wahai Tuhanku, wahai Tuhanku, ttp pakainnya haram, minumnya haram, dan semua yg dimasukkan ke dalam perutnya haram, maka bagaimana ia dapat dikabulkan dalam keadaan seperti itu?" (HR Muslim dan Tirmidzi)

Yuk jemput yg halal, hindari yg subhat & tinggalkan yg haram.

Salam Hijrah, UniQ
www.shalatdahsyat.com
www.dahsyatnyasholatbersayap.blogspot.com
Powered by Telkomsel BlackBerry®

Comments

Populer

Qadha & Qadhar by Arief Al Yusuf

السَّلاَمُ عَلَيْكُمْ وَرَحْمَةُ اللهِ وَبَرَكَاتُهُ Seringkali kita lupa bahwa hidup ini bukan hanya tentang memperoleh sesuatu dari dunia, tetapi juga memberikan sesuatu pada dunia. Islam mengenal konsep Qadha dan Qadar yaitu adanya ketetapan2 yang telah diatur oleh Allah SWT. Dalam bahasa mudah dapat kita katakan bahwa di dunia ini ada hal-hal tertentu yang diluar jangkauan kemampuan kita. Untuk mengatasi masalah tersebut dikenallah konsep tawakal dalam Islam. Tawakal artinya berserah diri terhadap Allah SWT. Sehingga setiap ketetapan yang ada harus kita terima dengan lapang hati karena kita telah menyerahkan segala urusan kepada Allah SWT. Sekilas konsep ini mirip dengan konsep Nrimo ing Pandum. Konsep Tawakal atw Nrimo ing Pandum juga seringkali dianggap berlawanan dengan konsep berusaha atau bekerja keras. Padahal jika kita mau mencermati, kedua konsep ini hanya menjelaskan tentang satu hubungan, yaitu bagaimana kt menerima stimulan dari luar. rasa senang timbul akibat terpenuhin...

Barisan Mukmin atau Barisan Munafik

SELEKSI dari Alloh pasti terjadi dan pada akhirnya manusia terbagi menjadi dua barisan; barisan orang-orang beriman dan barisan orang-orang munafik. Alloh berfirman: “Alloh sekali-kali tidak akan membiarkan orang-orang yang beriman dalam keadaan kamu sekarang ini (campur aduk mukmin dengan munafik), sehingga Dia menyisihkan yang buruk (munafik) dari yang baik (mukmin). Dan Alloh sekali-kali tidak akan memperlihatkan kepada kamu hal-hal yang ghaib, akan tetapi Alloh memilih siapa yang dikehendaki-Nya di antara rasul-rasulNya. Karena itu berimanlah kepada Alloh dan rasul-rasulNya; dan jika kamu beriman dan bertakwa, maka bagimu pahala yang besar,”  (QS Ali ‘Imran 3:179) Kita tidak akan pernah tahu isi hati manusia, akan tetapi pasti Alloh ungkap pada saatnya sehingga setiap orang munafik pasti keluar dari barisan orang-orang beriman dan setiap orang beriman pasti keluar dari barisan orang-orang munafik. Sehingga barisan orang-orang beriman hanya berisi orang-or...