Skip to main content

Ingin SUKSES ya Kejar Akhirat !!!

Dalam sebuah Hadist Qudsi dijelaskan sebagai berikut: "Wahai dunia, datanglah kamu dengan hina kepada mereka yg senantiasa mengagungkan dan menjadikan Aku satu satunya Tuhan baginya, dan dan datangkanlah kepada manusia dan hinakanlah mereka yg menjadikanmu sebagai tujuan hidupnya krn sesungguhnya Akulah yg mengatur atas kehidupan dan penghidupan mereka. (Hadits Qudsi dikutip dari musnad al bazzar).

Apakah hidup ini bisa seimbang antara memilih hidup mengejar Dunia dan hidup mengejar Akhirat? Saya mengatakan tidak bisa seimbang. Kita lah yang harus memilih ingin Mengejar Dunia dan Melupakan Akhirat atau Mengejar Akhirat dan Allah akan memudahkan semua urusan dunia bagi kita.
 
Bahkan Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam pernah bersabda.. "Barangsiapa yg dunia menjadi tujuannya maka Allah akan mencerai-beraikan urusannya; Allah menjadikan kemiskinan di antara matanya; dan tidaklah dunia datang kepadanya melainkan apa yg sudah dituliskan untuknya.. Sebaliknya Barangsiapa yg akhirat adalah tujuannya maka Allah akan memudahkan urusannya, menjadikan kekayaan di hatinya serta dunia akan datang kepadanya meski ia membencinya..[HR Ibnu Hibban]

Ingin Sukses Dunia? Kuncinya adalah.....

"Kejarlah Akhiratmu maka Allah akan memberikan Dunia kepadamu. Cukuplah Allah yang berada dalam hatimu, sedangkan Dunia berada dalam genggamanmu"

Imam hakim menyebutkan dalam Tarikhnya ada sebuah hadits marfu' diriwayatkan oleh Abu Hurairah RA ; "Sesungguhnya Allah membenci orang yang pandai urusan dunia tapi bodoh dalam urusan akhirat".

Rasulullah SAW bersabda: "Demi اللّهُ, bukanlah kefakiran yang aku takuti atas kalian, tetapi aku takut pada kalian dibukakannya dunia bagi kalian sebagaimana telah dibuka bagi umat sebelum kalian. Kemudian kalian berlomba² sebagaimana mereka berlomba², dan menghancurkan kalian sebagaimana telah menghancurkan mereka." (Muttafaqun 'alaihi)

Salam Hijrah, UniQ
www.shalatdahsyat.com
Powered by Telkomsel BlackBerry®

Comments

  1. Ya memang betul,tapi bagai mana kita
    Bisa sholat dg khusyuk kalau ngak bisa konsentrasi
    Gara2, mikirin hutang dan di kejar rentenir
    Juga kolektor.......mohon solusi teims

    ReplyDelete
    Replies
    1. Yg penting ada keinginan utk membayar, minta tempo dengan rentenir/kolektor nya... Kalau di tagih utang jangan lari... Tapi di hadapi.. Kalau kita menghindar berarti pengecut...

      Delete
    2. makanya jangan salah dalam mencari uang, itukan ada ribanya, yg sejatinya malah akan mengurangni hartamu, jika tidak langsung, maka akan sedikit2, istinlahnya, tidak ada keberkahan

      Delete
  2. Ya memang betul,tapi bagai mana kita
    Bisa sholat dg khusyuk kalau ngak bisa konsentrasi
    Gara2, mikirin hutang dan di kejar rentenir
    Juga kolektor.......mohon solusi teims

    ReplyDelete
  3. Kl gak mo dikejar kolektor ya angsuran ditepati bayarnya & jng berhutang

    ReplyDelete
  4. Deponk km hutang untuk apa dulu.

    ReplyDelete
  5. Deponk km hutang untuk apa dulu.

    ReplyDelete
  6. Yg bagus seimbang antara urusan dunia dan akhirat,klo pngen bhagia dunia dan akhirat,

    ReplyDelete
  7. Hutang itu adalah Resiko Dunia, so tetap hadapilah... Allah itu tetap yg Utama, Allah tdk menyuruh kita mencari solusi... Tapi Allah menyuruh kita sabar dan sholat. “Hai orang-orang yang beriman, jadikanlah sabar dan shalat sebagai penolongmu, sesungguhnya Allah beserta orang-orang yang sabar.” (QS. Al-Baqarah [2]: 153). Tetap berusahalah utk Allah yg utama.... Usaha yg sabar agar bisa membayar hutang. Sholat jangan ditinggal disitulah letak kita memohon kepada yg maha Kaya.
    Kalau Allah belum berkehendak kita masuk penjara krn hutang... Yakin itu tdk akan pernah terjadi. Tapi seandainya resiko itu tetap datang... Yakin... Allah pasti punya rencana yg terbaik utk kita agar tetap di jalan Nya... Semoga kita semua umat Rasulullah selalu berada dalam keselamatan dan keberuntungan di dunia dan di akhirat.... Aamiin....

    ReplyDelete
  8. Hutang itu adalah Resiko Dunia, so tetap hadapilah... Allah itu tetap yg Utama, Allah tdk menyuruh kita mencari solusi... Tapi Allah menyuruh kita sabar dan sholat. “Hai orang-orang yang beriman, jadikanlah sabar dan shalat sebagai penolongmu, sesungguhnya Allah beserta orang-orang yang sabar.” (QS. Al-Baqarah [2]: 153). Tetap berusahalah utk Allah yg utama.... Usaha yg sabar agar bisa membayar hutang. Sholat jangan ditinggal disitulah letak kita memohon kepada yg maha Kaya.
    Kalau Allah belum berkehendak kita masuk penjara krn hutang... Yakin itu tdk akan pernah terjadi. Tapi seandainya resiko itu tetap datang... Yakin... Allah pasti punya rencana yg terbaik utk kita agar tetap di jalan Nya... Semoga kita semua umat Rasulullah selalu berada dalam keselamatan dan keberuntungan di dunia dan di akhirat.... Aamiin....

    ReplyDelete

Post a Comment

Populer

Qadha & Qadhar by Arief Al Yusuf

السَّلاَمُ عَلَيْكُمْ وَرَحْمَةُ اللهِ وَبَرَكَاتُهُ Seringkali kita lupa bahwa hidup ini bukan hanya tentang memperoleh sesuatu dari dunia, tetapi juga memberikan sesuatu pada dunia. Islam mengenal konsep Qadha dan Qadar yaitu adanya ketetapan2 yang telah diatur oleh Allah SWT. Dalam bahasa mudah dapat kita katakan bahwa di dunia ini ada hal-hal tertentu yang diluar jangkauan kemampuan kita. Untuk mengatasi masalah tersebut dikenallah konsep tawakal dalam Islam. Tawakal artinya berserah diri terhadap Allah SWT. Sehingga setiap ketetapan yang ada harus kita terima dengan lapang hati karena kita telah menyerahkan segala urusan kepada Allah SWT. Sekilas konsep ini mirip dengan konsep Nrimo ing Pandum. Konsep Tawakal atw Nrimo ing Pandum juga seringkali dianggap berlawanan dengan konsep berusaha atau bekerja keras. Padahal jika kita mau mencermati, kedua konsep ini hanya menjelaskan tentang satu hubungan, yaitu bagaimana kt menerima stimulan dari luar. rasa senang timbul akibat terpenuhin...

Barisan Mukmin atau Barisan Munafik

SELEKSI dari Alloh pasti terjadi dan pada akhirnya manusia terbagi menjadi dua barisan; barisan orang-orang beriman dan barisan orang-orang munafik. Alloh berfirman: “Alloh sekali-kali tidak akan membiarkan orang-orang yang beriman dalam keadaan kamu sekarang ini (campur aduk mukmin dengan munafik), sehingga Dia menyisihkan yang buruk (munafik) dari yang baik (mukmin). Dan Alloh sekali-kali tidak akan memperlihatkan kepada kamu hal-hal yang ghaib, akan tetapi Alloh memilih siapa yang dikehendaki-Nya di antara rasul-rasulNya. Karena itu berimanlah kepada Alloh dan rasul-rasulNya; dan jika kamu beriman dan bertakwa, maka bagimu pahala yang besar,”  (QS Ali ‘Imran 3:179) Kita tidak akan pernah tahu isi hati manusia, akan tetapi pasti Alloh ungkap pada saatnya sehingga setiap orang munafik pasti keluar dari barisan orang-orang beriman dan setiap orang beriman pasti keluar dari barisan orang-orang munafik. Sehingga barisan orang-orang beriman hanya berisi orang-or...