Skip to main content

Manfaat Tinggal kan 8 Perkara

بسم اللّه الرّحمن الرّحيم
قال عمر رضي اللّه عنه :
Umar RA Berkata :

من ترك فُضولَ الكلام مُنِحَ الحكمة

1. Barangsiapa meninggalkan ucapan yang berlebihan maka akan diberi anugrah berupa hikmah ('ilmu manfa'at)
(Jangan bicara kecuali yang bermanfaat buat dunia akhirat atau salah satunya)

ومن ترك فُضولَ النّظر مُنِح خُشوعَ القلب

2. Barangsiapa meninggalkan banyak melihat  maka ia akan diberi anugrah berupa kekhusyu'an dalam hati
( Banyak melihat sangat mempengaruhi  hati dan pikiran kita sebab kehendak mata itu sangat banyak)

ومن ترك فُضول الطّعام منح لذّة العبادة

3. Barangsiapa meninggalkan makan yang berlebihan maka ia diberi anugrah berupa keni'matan dalam 'ibadah
( Berlebihan makan akan mewariskan tamak dan rakus)

ومن ترك فُضول الضّحك منح الهيبة

4. Barangsiapa meninggalkan tertawa yang berlebihan maka ia akan diberi anugrah harga diri
( Banyak ketewa akan mengakibatkan keras hati)

ومن ترك المزاح منح البهاء

5. Barangsiapa meninggalkan humor maka ia akan diberi anugrah berupa wibawa
( Tetap benar dan tidak bohong, walau dalam humor)

ومن ترك حُبَّ الدّنيا منح حُبَّ الأخرة

6. Barangsiapa meninggalkan cinta terhadap dunia maka akan diberi anugrah berupa cinta terhadap akhirat
( Dunia dan harta amat bisa. dijadikan modal buat mencintai akhir, koncinya iman dan taqwa)

ومن ترك الإشْتغالَ بعيوب غيره منح الإصلاح بعُيوب نفسه

7. Barangsiapa meninggalkan memperhatikan 'aib orang lain maka ia akan diberi anugrah kemaslahatan berupa perbaikan terhadap 'aib dirinya sendiri
(Carilah teman yang bisa dan berani mengoreksi aib kita )

ومن ترك التّجسُّس في كيفية اللّه تعالي منح البراءة من النّفاق

8. Barangsiapa meninggalkan penelitian secara mendalam tentang bagaimana wujud Alloh yang sebenarnya maka ia akan diberi hadiah berupa terhindar dari sifat munafiq
( Pikirkan makhluk jangan berpikir tentang Alloh)

واللّه اعلم بالصّواب

Nashoihul'Ibad hal 54.

Subhanallah

Comments

Populer

Qadha & Qadhar by Arief Al Yusuf

السَّلاَمُ عَلَيْكُمْ وَرَحْمَةُ اللهِ وَبَرَكَاتُهُ Seringkali kita lupa bahwa hidup ini bukan hanya tentang memperoleh sesuatu dari dunia, tetapi juga memberikan sesuatu pada dunia. Islam mengenal konsep Qadha dan Qadar yaitu adanya ketetapan2 yang telah diatur oleh Allah SWT. Dalam bahasa mudah dapat kita katakan bahwa di dunia ini ada hal-hal tertentu yang diluar jangkauan kemampuan kita. Untuk mengatasi masalah tersebut dikenallah konsep tawakal dalam Islam. Tawakal artinya berserah diri terhadap Allah SWT. Sehingga setiap ketetapan yang ada harus kita terima dengan lapang hati karena kita telah menyerahkan segala urusan kepada Allah SWT. Sekilas konsep ini mirip dengan konsep Nrimo ing Pandum. Konsep Tawakal atw Nrimo ing Pandum juga seringkali dianggap berlawanan dengan konsep berusaha atau bekerja keras. Padahal jika kita mau mencermati, kedua konsep ini hanya menjelaskan tentang satu hubungan, yaitu bagaimana kt menerima stimulan dari luar. rasa senang timbul akibat terpenuhin...

Barisan Mukmin atau Barisan Munafik

SELEKSI dari Alloh pasti terjadi dan pada akhirnya manusia terbagi menjadi dua barisan; barisan orang-orang beriman dan barisan orang-orang munafik. Alloh berfirman: “Alloh sekali-kali tidak akan membiarkan orang-orang yang beriman dalam keadaan kamu sekarang ini (campur aduk mukmin dengan munafik), sehingga Dia menyisihkan yang buruk (munafik) dari yang baik (mukmin). Dan Alloh sekali-kali tidak akan memperlihatkan kepada kamu hal-hal yang ghaib, akan tetapi Alloh memilih siapa yang dikehendaki-Nya di antara rasul-rasulNya. Karena itu berimanlah kepada Alloh dan rasul-rasulNya; dan jika kamu beriman dan bertakwa, maka bagimu pahala yang besar,”  (QS Ali ‘Imran 3:179) Kita tidak akan pernah tahu isi hati manusia, akan tetapi pasti Alloh ungkap pada saatnya sehingga setiap orang munafik pasti keluar dari barisan orang-orang beriman dan setiap orang beriman pasti keluar dari barisan orang-orang munafik. Sehingga barisan orang-orang beriman hanya berisi orang-or...