Skip to main content

Tanda Bahwa Kemunafikan Telah Menghampiri Hati Ini

"Tanda Bahwa Kemunafikan Telah Menghampiri Hati ini"

Apabila engkau merasa shalat begitu berat bagimu, walaupun itu shalat nafilah (sunnah) maka ketahuilah bahwa di dalam hatimu ada kemunafikan.
Karena hal ini merupakan keadaan orang-orang munafik yang Allah kabarkan dalam firman-Nya:

" وَإِذَا قَامُوا إِلَى الصَّلَاةِ قَامُوا كُسَالَىٰ "

"Dan apabila mereka berdiri untuk shalat, mereka berdiri dengan malas"

[QS. An-Nisaa‘: 142]

Namun jika engkau merasa bahwa shalat begitu ringan, kemudian hatimu pun gembira karenanya, maka itu merupakan tanda akan kuatnya imanmu.”

[sumber: Syarh Shahih muslim, jilid 15].

Akhil karim wa ukhtil karimah yang kucintai karena-Nya.
Jangan pernah engkau merasa aman dari kemunafikan di hatimu.
Sungguh mereka hamba-hamba Allah yang telah dijamin masuk Surga sangat takut akan terselubungnya kemunafikan di hati mereka.

Berkata Ibnu Abi Mulaikah -رحمه الله- (ulama taabi'in):

"أدركت ثلاثين من أصحاب النبي -صلى الله عليه وسلم- كلهم يخاف النفاق على نفسه"

"Aku telah mendapatkan tiga puluh dari Shahabat  Nabi -صلى الله عليه وسلم- semua mereka takut dari penyakit nifaq (kemunafikan)  pada diri mereka"

[Riwayat Bukhari secara mu'allaq]

Akhil karim wa uktil karimah, takut dari kemunafikan merupakan sifat seorang mukmin sejati.

Al-Imam Hasan Al-Bashri -رحمه الله-:

"لا يخاف النفاق إلا مؤمن،ولا يأمنه إلا منافق"

"Tidaklah yang takut dari kemunafikan melainkan seorang mukmin (yang sejati)  dan tidak ada yang merasa aman darinya kecuali seorang munafik"

Merupakan do'a yang sangat sering nabi kita ucapkan adalah:

"اللهم مقلب القلوب ثبت قلوبنا على دينك"

(Allahumma muqollibal quluub tsabbit quluubana 'alaa diinik)

Artinya:

"Ya Allah yang memutar-balikkan hati, kokohkanlah hati kami di atas agama-Mu"

[H.R Imam Tirmizi, no. 2140, dishahihkan Syaikh Muhammad Nashiruddin Al Albani dalam Shahih Tirmizi no:2140]

Berkata penyair Arab:

فَإِنْ تَنْجُ مِنْهَا تَنْجُ مِنْ ذِي عَظِيمَةٍ 
           وَإِلاَّ   فَإِنِّي   لا   إِخَالُكَ   نَاجِيَا

"Maka jika engkau bisa selamat darinya, Maka sungguh dirimu telah selamat dari perkara yang sangat besar.
Namun jika tidak, maka sungguh aku tidak akan menyangka engkau selamat (dunia dan akhirat)."

Semoga Allah membersihkan dari hatiku dan hatimu dari kemunafikan.

Allahumma aamiin.
Wallahul muwaffiq.

Subhanallah

Comments

Populer

Qadha & Qadhar by Arief Al Yusuf

السَّلاَمُ عَلَيْكُمْ وَرَحْمَةُ اللهِ وَبَرَكَاتُهُ Seringkali kita lupa bahwa hidup ini bukan hanya tentang memperoleh sesuatu dari dunia, tetapi juga memberikan sesuatu pada dunia. Islam mengenal konsep Qadha dan Qadar yaitu adanya ketetapan2 yang telah diatur oleh Allah SWT. Dalam bahasa mudah dapat kita katakan bahwa di dunia ini ada hal-hal tertentu yang diluar jangkauan kemampuan kita. Untuk mengatasi masalah tersebut dikenallah konsep tawakal dalam Islam. Tawakal artinya berserah diri terhadap Allah SWT. Sehingga setiap ketetapan yang ada harus kita terima dengan lapang hati karena kita telah menyerahkan segala urusan kepada Allah SWT. Sekilas konsep ini mirip dengan konsep Nrimo ing Pandum. Konsep Tawakal atw Nrimo ing Pandum juga seringkali dianggap berlawanan dengan konsep berusaha atau bekerja keras. Padahal jika kita mau mencermati, kedua konsep ini hanya menjelaskan tentang satu hubungan, yaitu bagaimana kt menerima stimulan dari luar. rasa senang timbul akibat terpenuhin...

Barisan Mukmin atau Barisan Munafik

SELEKSI dari Alloh pasti terjadi dan pada akhirnya manusia terbagi menjadi dua barisan; barisan orang-orang beriman dan barisan orang-orang munafik. Alloh berfirman: “Alloh sekali-kali tidak akan membiarkan orang-orang yang beriman dalam keadaan kamu sekarang ini (campur aduk mukmin dengan munafik), sehingga Dia menyisihkan yang buruk (munafik) dari yang baik (mukmin). Dan Alloh sekali-kali tidak akan memperlihatkan kepada kamu hal-hal yang ghaib, akan tetapi Alloh memilih siapa yang dikehendaki-Nya di antara rasul-rasulNya. Karena itu berimanlah kepada Alloh dan rasul-rasulNya; dan jika kamu beriman dan bertakwa, maka bagimu pahala yang besar,”  (QS Ali ‘Imran 3:179) Kita tidak akan pernah tahu isi hati manusia, akan tetapi pasti Alloh ungkap pada saatnya sehingga setiap orang munafik pasti keluar dari barisan orang-orang beriman dan setiap orang beriman pasti keluar dari barisan orang-orang munafik. Sehingga barisan orang-orang beriman hanya berisi orang-or...