Skip to main content

Hadirkan Hati Dalam Setiap Shalatmu

Hadirkan hati dalam setiap sholatmu. Demikian sabda Rasul kepada umatnya. Bukan sholat yang tergesa-gesa, bukan sholat tanpa penghayatan jiwa. Tapi sholat yang khusuk, konsentrasi, mindfullnes.

Dalam Sebuah Hadits Qudsi Allah SWT berfirman : “Aku membagi shalat menjadi dua bagian, untuk Aku dan utk hambaKu”. Artinya, tiga ayat diatas Iyyaka Na’budu Wa iyyaka nasta’in adalah hak Allah, dan tiga ayat kebawahnya adalah urusan hamba-Nya.

Ketika kita mengucapkan ayat “Alhamdulillahi Rabbil ‘alamin”.. Allah menjawab : “Hamba Ku telah ikhlas memuji Ku”. Ketika kita mengucapkan ayat : “Ar-Rahmanir-Rahim”.Allah menjawab: “Hamba-Ku telah mengagungkan-Ku”. Ketika kita mengucapkan “Maliki yaumiddin”, Allah menjawab :”Hamba-Ku memuja-Ku”. Ketika kita mengucapkan “Iyyaka na’ budu wa iyyaka nasta’in”. Allah menjawab : “Inilah perjanjian antara HambaKu dan Aku”. Ketika kita mengucapkan “Ihdinash shiratal mustaqiim” Allah menjawab:”inilah permintaan Hamba Ku kepadaKu”. Ketika Kita mengucakpkan : “Shiratalladzina an’amta alaihim ghairil maghdhubi alaihim waladdhoolliin.”. Allah menjawab : “Inilah perjanjian Aku dan hambaKu.. Akan Kupenuhi yg ia minta.”. (HR Muslim n At-Turmudzi)

Tarik nafas dan baca Al-Fatihah sepenuh jiwa. Resapi setiap maknanya. Itu dialogmu dengan Tuhanmu, Allah Swt.

Lalu ucapkanlah “Aamiin” dengan penuh harapan dikabulkan, sebab malaikatpun sedang mengucapkan hal yang sama dengan kita. “Barangsiapa yg ucapan “Aamiin-nya” bersamaan dgn para malaikat, maka Allah akan memberikan ampunan kepadanya.”. (HR Bukhari, Muslim, Abu Dawud)

Comments

Populer

Qadha & Qadhar by Arief Al Yusuf

السَّلاَمُ عَلَيْكُمْ وَرَحْمَةُ اللهِ وَبَرَكَاتُهُ Seringkali kita lupa bahwa hidup ini bukan hanya tentang memperoleh sesuatu dari dunia, tetapi juga memberikan sesuatu pada dunia. Islam mengenal konsep Qadha dan Qadar yaitu adanya ketetapan2 yang telah diatur oleh Allah SWT. Dalam bahasa mudah dapat kita katakan bahwa di dunia ini ada hal-hal tertentu yang diluar jangkauan kemampuan kita. Untuk mengatasi masalah tersebut dikenallah konsep tawakal dalam Islam. Tawakal artinya berserah diri terhadap Allah SWT. Sehingga setiap ketetapan yang ada harus kita terima dengan lapang hati karena kita telah menyerahkan segala urusan kepada Allah SWT. Sekilas konsep ini mirip dengan konsep Nrimo ing Pandum. Konsep Tawakal atw Nrimo ing Pandum juga seringkali dianggap berlawanan dengan konsep berusaha atau bekerja keras. Padahal jika kita mau mencermati, kedua konsep ini hanya menjelaskan tentang satu hubungan, yaitu bagaimana kt menerima stimulan dari luar. rasa senang timbul akibat terpenuhin...

Barisan Mukmin atau Barisan Munafik

SELEKSI dari Alloh pasti terjadi dan pada akhirnya manusia terbagi menjadi dua barisan; barisan orang-orang beriman dan barisan orang-orang munafik. Alloh berfirman: “Alloh sekali-kali tidak akan membiarkan orang-orang yang beriman dalam keadaan kamu sekarang ini (campur aduk mukmin dengan munafik), sehingga Dia menyisihkan yang buruk (munafik) dari yang baik (mukmin). Dan Alloh sekali-kali tidak akan memperlihatkan kepada kamu hal-hal yang ghaib, akan tetapi Alloh memilih siapa yang dikehendaki-Nya di antara rasul-rasulNya. Karena itu berimanlah kepada Alloh dan rasul-rasulNya; dan jika kamu beriman dan bertakwa, maka bagimu pahala yang besar,”  (QS Ali ‘Imran 3:179) Kita tidak akan pernah tahu isi hati manusia, akan tetapi pasti Alloh ungkap pada saatnya sehingga setiap orang munafik pasti keluar dari barisan orang-orang beriman dan setiap orang beriman pasti keluar dari barisan orang-orang munafik. Sehingga barisan orang-orang beriman hanya berisi orang-or...