Skip to main content

SHALAT dengan SEPENUH JIWA

Shalat khusuk tidak mudah, tapi setidaknya kita harus belajar khusuk dalam setiap shalat kita. Bukankah tiada yang sempurna, tapi kita harus menuju kesempurnaan. Shalat itu berfungsi sebagai berikut.
  1. Shalat itu pencegah perbuatan buruk. “Sesungguhnya shalat mencegah dari perbuatan keji dan munkar” (QS Al Ankabut 45).
  2. Shalat itu sumber petunjuk. Rasulullah bersabda, “SHALAT adalah sumber cahaya”. Siapa yang memeliharanya, akan mendapat cahaya dan petunjuk.
  3. Shalat itu adalah sarana minta pertolongan dari Allah Swt. “Mintalah pertolongan dengan sabar dan shalat” (QS Al-Baqarah 45)
  4. Shalat itu pelipur jiwa. “…dirikanlah shalat untuk mengingat-Ku” (QS Tha Ha 13-14). “Dan bukankah dengan mengingat-Ku, hati menjadi tenteram?” (QS Al Ra’d 28).
  5. Shalat itu hipnoterapi terbaik. Banyak penyakit dapat disembuhkan melalui ketenangan jiwa.
  6. Shalat itu melahirkan kreativitas karena shalat menciptakan kondisi “flow”, yang disebut oleh Mihaly Csikszenmihalyi (ahli psikologi) bahwa “flow” adalah sumber kebahagiaan dan sumber kreativitas.
KESIMPULANNYA shalat itu untuk mendapatkan KEBAHAGIAAN. Dan banyak orang bersusah payah serta membayar mahal untuk mencari KEBAHAGIAAN. Tapi apakah kita sudah memperbaiki shalat kita?
MULAI SEKARANG
  1. Dengarkan suara adzan sebagai panggilan yang merdu dan syahdu!
  2. Nikmati setiap aliran air wudhu mensucikan diri kita!
  3. Lakukan shalat dengan khusuk! Setiap tarikan nafas adalah relaksasi diri, setiap hembusan nafas adalah doa-doa yang dipanjatkan.
Rasulullah bersabda, “Allah tidak hendak melihat seorang yang shalat yang tidak menghadikan HATI dan TUBUHNYA dalam shalat.”

Diambil dari buku Buat Apa Shalat?! kecuali Jika anda Hendak Mendapatkan Kebahagiaan dan Ketenangan Hidup

Comments

Populer

Qadha & Qadhar by Arief Al Yusuf

السَّلاَمُ عَلَيْكُمْ وَرَحْمَةُ اللهِ وَبَرَكَاتُهُ Seringkali kita lupa bahwa hidup ini bukan hanya tentang memperoleh sesuatu dari dunia, tetapi juga memberikan sesuatu pada dunia. Islam mengenal konsep Qadha dan Qadar yaitu adanya ketetapan2 yang telah diatur oleh Allah SWT. Dalam bahasa mudah dapat kita katakan bahwa di dunia ini ada hal-hal tertentu yang diluar jangkauan kemampuan kita. Untuk mengatasi masalah tersebut dikenallah konsep tawakal dalam Islam. Tawakal artinya berserah diri terhadap Allah SWT. Sehingga setiap ketetapan yang ada harus kita terima dengan lapang hati karena kita telah menyerahkan segala urusan kepada Allah SWT. Sekilas konsep ini mirip dengan konsep Nrimo ing Pandum. Konsep Tawakal atw Nrimo ing Pandum juga seringkali dianggap berlawanan dengan konsep berusaha atau bekerja keras. Padahal jika kita mau mencermati, kedua konsep ini hanya menjelaskan tentang satu hubungan, yaitu bagaimana kt menerima stimulan dari luar. rasa senang timbul akibat terpenuhin...

Barisan Mukmin atau Barisan Munafik

SELEKSI dari Alloh pasti terjadi dan pada akhirnya manusia terbagi menjadi dua barisan; barisan orang-orang beriman dan barisan orang-orang munafik. Alloh berfirman: “Alloh sekali-kali tidak akan membiarkan orang-orang yang beriman dalam keadaan kamu sekarang ini (campur aduk mukmin dengan munafik), sehingga Dia menyisihkan yang buruk (munafik) dari yang baik (mukmin). Dan Alloh sekali-kali tidak akan memperlihatkan kepada kamu hal-hal yang ghaib, akan tetapi Alloh memilih siapa yang dikehendaki-Nya di antara rasul-rasulNya. Karena itu berimanlah kepada Alloh dan rasul-rasulNya; dan jika kamu beriman dan bertakwa, maka bagimu pahala yang besar,”  (QS Ali ‘Imran 3:179) Kita tidak akan pernah tahu isi hati manusia, akan tetapi pasti Alloh ungkap pada saatnya sehingga setiap orang munafik pasti keluar dari barisan orang-orang beriman dan setiap orang beriman pasti keluar dari barisan orang-orang munafik. Sehingga barisan orang-orang beriman hanya berisi orang-or...