Skip to main content

Makna Khusyu' Dalam Shalat

Sahabatku, mari kita mempelajari makna khusyu' dalam shalat. Kita pelajari dari 3 hal. Pertama arti secara bahasa, arti secara istilah dan arti dari para ulama.

Khusyu' secara bahasa
Tunduk, pasrah. merendah atau diam. Artinya mirip dengan kata khudhu'. Hanya saja kata khudhu' lebih sering digunakan untuk anggota badan, sedangkan khusyu' untuk kondisi dan gerak-gerik hati.

Bisa juga berarti rendah perlahan, biasanya digunakan untuk suara. Allah berfirman:"Dan (khusyu') merendahlah semua suara kepada Rabb Yang Maha Pemurah, maka kamu tidak mendengar melainkan bisikan saja." (Ath-Thaahaa: 108)

Arti khusyu' juga bisa diam, tak bergerak. Allah ber rman yang artinya: "Di antara tanda-tanda kekuasaan-Nya, kamu lihat bumi itu diam tak bergerak, dan apabila Kami turunkan air di atasnya, niscaya ia bergerak dan subur." (Al-Fushshilat: 39)

Khusyu' secara Istilah
Khusyu' artinya: kelembutan hati, ketenangan sanubari yang berfungsi menghindari keinginan keji yang berpangkal dari memperturutkan hawa nafsu hewani, serta kepasrahan di hadapan ilahi yang dapat melenyapkan keangkuhan, kesombongan dan sikap tinggi hati.

Adapun pengertian khusyu' di dalam shalat: kondisi hati yang penuh dengan ketakutan, mawas diri dan tunduk pasrah di hadapan keagungan Allah. Kemudian semua itu membekas dalam gerak-gerik anggota badan yang penuh hikmat dan konsentrasi dalam shalat, bila perlu menangis dan memelas kepada Allah; sehingga tak memperdulikan hal lain.

Menurut Para Sahabat dan Ulama
Ibnu Abba's : “Penuh takut dan khidmad."
Al-Mujahid : "Tenang dan tunduk."
Ali bin Abi Thalib: “kekhusyu'an hati.“
Hasan al-Bashri: “Berawal dari dalam sanubari, lalu terkilas balik ke pandangan mata mereka sehingga mereka menundukkan pandangan mereka dalam shalat."
Imam Atha‘: “Tak sedikitpun kita mempermainkan salah satu anggota tubuh kita."

Comments

  1. keren gan,, kunungi blogku juga ya, tpa-almanar.tk
    jazakumullah

    ReplyDelete

Post a Comment

Populer

Hal hal yang Menghalangi Seseorang untuk Melaksanakan Shalat Malam

Fudhail bin 'Iyâdh berkata, "Bila engkau tidak sanggup melaksanakan shalat (tahajjud) di malam hari dan puasa di siang hari, maka ketahuilah bahwa engkau orang yang terhalang (dari kebaikan) lagi banyak dosa." Seorang lelaki berkata kepada Hasan al-Bashri , "Sesungguhnya aku tidur dalam keadaan sehat, aku sangat ingin bangun melaksanakan shalat malam dan telah ku persiapkan air untuk bersuci, namun mengapa aku tetap tidak bisa bangun (disepertiga malam terakhir) ? " Beliau menjawab, "Engkau telah dibelenggu oleh dosa-dosamu." Bila seseorang tidak bisa mengerjakan shalat malam, maka hendaklah dia merenungi pernyataan seorang dari generasi Salaf, "Bila engkau belum bisa mengambil bagian di waktu malam, maka janganlah engkau bermaksiat kepada Rabbmu di waktu siang." Sahl bin Sa'ad menuturkan, "Jibril pernah datang menemui Nabi seraya berkata, "Hai Muhammad! Hiduplah sesukamu, sesungguhnya kematian pasti akan menjemputmu...

Awali dgn Al Ikhlas Saat Buka Niaga

Awali dgn Al Ikhlas Saat Buka Niaga Dalam riwayat Malik diterangkan bahwa abu sa'I'd al khudri RA pernah meriwayatkan bahwasanya baginda rasul saw bersabda." Maka Awalilah setiap pertama pembukaan tempat baru untuk kasab dengan pembacaan surat al ikhlas krn sesungguhnya hal itu adalah lebih baik bagi kalian (musnad Ahmad) Salam Hijrah, UniQ Powered by Telkomsel BlackBerry®

Dahsyanya Yakin !!!

Dahsyatnya Yakin !!! 1. Aku yakin bahwa rezekiku tidak tertukar, karena itu hatiku tenang. 2. Aku yakin amalku tidak mungkin digantikan oleh yang lain, karena itu aku semangat beribadah. 3. Aku yakin bahwa mati selalu membuntutiku, karena itu aku selalu siap menghadapinya. -SYEIKH HASAN BASHRI- Salam Hijrah, UniQ www.shalatdahsyat.com www.dahsyatnyasholatbersayap.blogspot.com Powered by Telkomsel BlackBerry®