Skip to main content

Sibuk Menyebut Orang Lain atau Allah, dan Menguasai Diri di Kala Apapun

لا تشغلوا أنفسكم بذكر الناس فإنه بلاء، وعليكم بذكر الله فإنه رحمة ~عُمر بن الخطاب
Janganlah kalian sibukan diri kalian dengan membicarakan/menyebut orang lain karena itu adalah Musibah, Hendaknya kalian sibuk dengan Menyebut Allah karena itu adalah Rahmat (Sayyidina Umar Bin Khottob RA)...#Subhanallah

قال الحسن البصري : " أربعٌ، من كُنَّ فيه عصمه الله من الشيطان، وحرَّمه على النار:مَنْ ملك نفسَه عندَ الرغبة، والرهبة، والشهوةِ، والغَضَب"
Berkata Imam Hasan Basry RA: 4hal, barangsiapa yang memilikinya maka Allah akan menjaganya dari Syetan dan Allah haramkan masuk ke Neraka: Yaitu Orang yang bisa menguasai dirinya ketika Suka, Duka, Senang dan Marah...#Subhanallah
Powered by Telkomsel BlackBerry®

Comments

Populer

Jauhilah 7 Hal

Imam Hakim ra  pernah berkata," Jauhilah 7 hal ini niscaya tubuh dan hatimu akan tenang serta kehormatan dan agamamu akan selamat. Pertama, Jangan bersedih atas apa yg menimpamu Kedua, Jangan berprasangka buruk sebelum jelas nyata Ketiga, Jangan mencela manusia terhadap apa yg ada padamu. Keempat, Jangan minta balasan atas pekerjaan yg belum kau kerjakan. Kelima, Jangan melihat penuh syahwat terhadap apa yg belum kaumiliki. Keenam, Jangan marah terhadap yg belum seharusnya marah, dan Terakhir, Jangan memuji seseorang selama belum diketahui dirinya secara betul. Salam Hijrah, UniQ www.shalatdahsyat.com Powered by Telkomsel BlackBerry®

RAHASIA KEBAHAGIAAN

❤🌿🌿🌷🌷 " ﻋﻦ ﺍﻟﺴﻌﺎﺩﺓ " RAHASIA KEBAHAGIAAN Nasehat Syekh Asy-Syinqithi kepada anaknya  ﺍﻟﺴﻼﻡ ﻋﻠﻴﻜﻢ ﻭﺭﺣﻤﺔ ﺍﻟﻠﻪ ﻭﺑﺮﻛﺎﺗﻪ ﻳﺎﻭﻟﺪﻱ ... ﺭﺍﺟﻊ ﺍﻟﻘﺮﺁﻥ؛ ﻻﺗﻨﺴﻪ ... ﺃﻣﺎﻣﻚ ﺣﻔﻞ ﺗﻜﺮﻳﻢ ﻳﻮﻡ ﺍﻟﻘﻴﺎﻣﺔ، ﻟﻴﺲ ﻛﺎﺣﺘﻔﺎﻻﺕ ﺍﻟﺪﻧﻴﺎ ﺇﻳﺎﻙ ...

Puisikan Al Qur'an

Pembukaan Dengan nama Allah, Penuh Kasih Penuh Sayang Puja dan Puji bagi Allah sendiri Penyempurna segala alam perujudan Penuh Kasih Penuh Sayang Raja Hari Keputusan Cuma pada-Mu kami semua sembah menghadap Cuma pada-Mu kami semua palingkan harap Bimbinglah kami ke lebuh lempang Menjejaki siapa yang telah Kauberi hati Bukan yang Kaudera dengan kemurkaan Bukan pula yang hilang jalan Apa yang pertama kali terlintas, ketika saya tanya, tulisan apa di atas? Puisi? Syair lagu? Bisa juga. Tapi kalau anda jawab, ini puitisasi Al Qur’an, saya salut. Karena tidak begitu populer kata puitisasi Al Qur’an. Ya, di atas adalah puitisasi Al Qur’an yang ditulis oleh Mohammad Diponegoro dari surat Al Fatihah ayat 1 sampai 7. Puitisasi Al Qur’an sendiri kira-kira artinya terjemahan Al Qur’an yang dipuitis-puitiskan atau arti yang dibuat indah. Tentunya tanpa mengurangi tafsir dan makna yang sebenarnya.